Inter Kalah, Moratti Marah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massimo Moratti. AP/Luca Bruno

    Massimo Moratti. AP/Luca Bruno

    TEMPO.CO, Milan - Inter Milan secara mengejutkan takluk 1-4 dari Fiorentina di Artemio Franchi, dalam lanjutan Seri-A Liga Italia, Senin dinihari tadi, 18 Februari 2013. Kekalahan memalukan itu pun membuat sang presiden klub, Massimo Moratti, naik pitam.

    "Presiden marah dan menyesal karena kita semua. Memang seharusnya demikian," ucap pelatih Inter, Andrea Stramaccioni kepada Sky Sport Italia. Di pertandingan bergengsi dan penuh emosi itu, Stramaccioni menurunkan para pemain terbaiknya.

    Namun, kehadiran pemain-pemain seperti Antonio Cassano, Rodrigo Palacio, Fredy Guarin dan Esteban Cambiasso tak mampu memberikan kontribusi lebih di laga itu. Di paruh pertama, Inter sudah kebobolan dua gol lewat Adam Ljajic dan Stefan Jovetic.

    Selepas turun minum, Ljajic dan Jovetic kembali mengoyak jala La Beneamata. Setelah itu, Cassano baru memperkecil di menit-menit akhir pertandingan. Stramaccioni mengungkapkan, ia belum mempunyai waktu untuk menganalisis kekalahan tersebut.

    Sekarang ini, Stramaccioni melanjutkan, pikirannya sedang tertuju pada dua laga penting yang sudah menanti. "Sekarang kami mempunyai dua pertandingan penting dan kami perlu meletakkan kekalahan kemarin di belakang," ucap pria bepaspor Italia itu.

    Jumat nanti, 22 Februari 2013, Inter akan menghadapi CFR Cluj pada leg kedua babak 32 besar Liga Europa. Selang tiga hari, Inter bentrok dengan AC Milan di lanjutan Seri-A. "Pikiran kita untuk mendapatkan hasil di Rumania dan meraih kemenangan di derby," ucap Stramaccioni.

    FOOTBALL ITALIA | SINGGIH SOARES TONCE  

    Baca Juga:
    Ini Bukti Anas Tidak Mencicil Toyota Harrier
    Anas, Harrier dan Perhitungan Penguasa Langit
    Minta Anas Mundur, Ulil Dinilai Blunder
    Ahok: Calo Rusun Marunda Bakal Dipidana 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.