Beckenbauer Minta Heynckes Pensiun Musim Depan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jupp Heynckes. REUTERS/Pascal Lauener

    Jupp Heynckes. REUTERS/Pascal Lauener

    TEMPO.CO, Munchen - Legenda hidup Bayern Munchen dan Jerman Franz Beckenbauer mendesak pelatih Munchen saat ini, Jupp Heynckes, pensiun dari sepak bola akhir musim nanti. Pria berjuluk Der Kaiser itu merasa akan menjadi sebuah kesalahan bila Heynckes terus melatih musim depan. Usia Heynckes kini sudah menginjak angka 67.

    Musim ini Heynckes terancam memberi treble winners bagi Munchen. Mereka sudah memenangi Bundesliga dengan memecahkan rekor tercepat untuk mengunci gelar. Die Roten juga masuk final Piala Jerman dan Liga Champions.

    Akhir musim nanti kontrak Heynckes di Munchen kadaluarsa. Sang pelatih dan klub juga sudah memutuskan untuk tidak melanjutkan kerjasama mereka. Mantan pelatih Barcelona bergelimang gelar, Pep Guardiola, dipastikan akan mengisi kursi Heynckes di bangku cadangan Munchen mulai musim depan.

    Banyak pihak meyakini Heynckes akan pensiun dari sepak bola musim depan. Namun seiring penampilan hebat Bayern Munchen musim ini, beberapa klub mulai meliriknya, tak terkecuali Real Madrid yang ingin memulangkan Heynckes--Heynckes sempat melatih El Real (1997-1998)  dan memberi Madrid gelar juara Liga Champions.

    "Dia harus melambat," kata Beckenbauer kepada Sky Deutschand seperti dikutip Inside Futbol, Jumat, 3 Mei 2013. "Saya tidak menyarankan dia untuk melanjutkan karir sebagai pelatih."

    Alasan kunci mengapa Heynckes harus pensiun, menurut Beckenbauer, adalah murni soal usia. Heynckes juga sudah meraih segalanya dari sepak bola tahun ini. "Tidak mungkin baginya melakukan lebih baik daripada yang ia miliki tahun ini dan ia juga sudah mendekati 70 tahun," kata Der Kaiser.  

    INSIDE FUTBOL | KHAIRUL ANAM

    Baca juga:
    Lewandowski Pilih Bayern Ketimbang MU 
    10 Fakta Menarik Jelang Chelsea Vs Basel 

    Casillas: Masa Depan Saya di Real Madrid 

    Andik Vermansyah Bimbang Bertahan di Persebaya 

    PSSI Beri Ucapan Selamat ke Semen Padang

    Luiz: Liga Europa Sangat Penting Buat Chelsea


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.