Manajemen PSSI Berubah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin memimpin Kongres Luar Biasa Persatuan Sepakbola Indonesia (KLB PSSI) di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (17/3). TEMPO/Seto Wardhana

    Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin memimpin Kongres Luar Biasa Persatuan Sepakbola Indonesia (KLB PSSI) di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (17/3). TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta- Komite Eksekutif (Komeks) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) bertemu Badan Tim Nasional di Jakarta, kemarin, membahas perubahan manajemen PSSI dan tim nasional, serta sjeumlah isu lain.

    "Ada perubahan signifikan dalam manajemen," kata anggota Komite Eksekutif, Djamal Aziz, saat ditemui di sela-sela rapat. Perubahan itu, kata Djamal, untuk meningkatkan profesionalitas PSSI.

    Djamal mencontohkan, salah satu perubahan yang terjadi adalah struktur kepengurusan PSSI yang dulu terdapat 6 deputi, sekarang dibuat menjadi 5 direktur. Jumlah pegawai yang dahulu 90 orang, sekarang akan dikurangi menjadi 60 orang.

    Untuk menetapkan pegawai itu, kata Djamal, akan dilakukan seleksi dalam rangka menguji profesionalitas mereka. Selain membahas soal manajemen, rapat itu juga membahas tim nasional, terutama manajemen pembinaan tim nasional usia dini.

    Menurut Djamal, pembinaan pemain usia dini dilakukan untuk menunjukkan keseriusan PSSI dalam membina tim nasional. "Tim nasional U-21 (di bawah umur 21) dan di bawahnya perlu mendapat perhatian mengingat mereka nantinya akan dipromosikan ke tim nasional senior," ujarnya.

    Diungkapkan oleh Djamal bahwa rapat tersebut diikuti seluruh anggota Komite Eksekutif, kecuali Zulfadli. "Beliau ada tugas ke Turki," ujarnya.

    GADI MAKITAN



    Topik Terhangat:
    Pemilu Malaysia
    | Harga BBM | Susno Duadji | Ustad Jefry | Caleg

    Baca juga:
    Ini Motif Perbudakan Buruh Panci di Tangerang

    Massa Bakar Al-Quran di Masjid Jemaat Ahmadiyah

    Ini Kata Dubes Inggris Soal Kantor OPM di Oxford

    Anwar Ibrahim Berkicau Menangkan Pemilu Malaysia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.