Pellegrini Resmi Latih City

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manuel Pellegrini. AP/Antonio Calanni

    Manuel Pellegrini. AP/Antonio Calanni

    TEMPO.CO, Manchester - Isu yang telah berhembus sejak Roberto Mancini didepak Manchester City pada Mei lalu itu akhirnya menjadi kenyataan. Klub kaya raya Liga Primer Inggris itu akhirnya resmi mendapatkan tanda tangan mantan peramu strategi Malaga, Manuel Pellegrini.

    City pun mengontrak Pellegrini selama tiga tahun. Namun, City tidak menjelaskan secara rinci berapa besar biaya yang mereka keluarkan untuk memboyong Pellegrini. Dan, berapa upah yang bakal mereka berikan kepada Pellegrini di setiap musimnya.

    Pellegrini mengaku senang bisa menjadi pelatih di tim sebesar City. "Saya begitu senang menerima kesempatan yang sangat menarik ini," tutur pria asal Chile itu, Jumat, 14 Juni 2013. Pellegrini berjanji akan memberikan yang terbuat The Citizens.

    Di tempat yang sama, Presiden City, Khaldoon Al Mubarak, sangat senang dengan keberhasilan klubnya menggaet Pellegrini. Pasalnya, "Pellegrini adalah pelatih yang sangat berpengalaman dan sukses dengan jejak rekor yang telah terbukti," tuturnya.

    Kepala Eksekutif City, Ferran Soriano, juga merasakan hal yang serupa. "Pellegrini adalah pelatih berpengalaman dengan kemampuan yang telah diakui untuk mendapatkan hasil dari pemain dan membangun tim," kata bekas petinggi Barcelona itu.

    Pellegrini telah menggeluti dunia kepelatihan selama 25 tahun. Ia pernah melatih klub-klub Amerika Selatan seperti LDU Quito, River Plate, dan San Lorenzo. Selama sembilan terakhir ini, pria 59 tahun itu mengadu nasib di Primera La Liga Spanyol.

    MCFC | SINGGIH SOARES TONCE

    Baca Juga:
    Lupakan Transfer, Villa Fokus ke Piala Konfederasi

    Fabregas: Spanyol Ingin Juarai Piala Konfederasi

    Cegah Rusuh, PSSI-nya Malaysia Siap Hadiahi Fans


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.