Giggs Jadi Pemain Sekaligus Pelatih United

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ryan Giggs. AP/Jon Super

    Ryan Giggs. AP/Jon Super

    TEMPO.CO, Manchester - Manchester United membenarkan kabar kalau pemain seniornya, Ryan Giggs, kini resmi menjadi salahsatu pelatih klub ini. Uniknya, Giggs, yang menandatangani satu tahun perpanjangan kontrak pada Maret 2013 lalu, juga akan tetap bermain sebagai pemain.

    "Saya senang Ryan menerima kesempatan untuk menjadi pemain-pelatih," kata Manajer Manchester United David Moyes seperti dikutip ESPN, Kamis, 4 Juli 2013. "Keberhasilan dan kemampuannya menyesuaikan diri dalam permainan selama bertahun-tahun memberinya perspektif yang tak tertandingi pada permainan modern."

    "Karirnya adalah contoh bagaimana setiap pemain muda bercita-cita dan saya yakin bahwa baik dia dan para pemain akan mendapatkan keuntungan dari peran barunya," tambah Moyes.

    Tidak banyak pemain yang menjalani dua profesi sekaligus di satu klub di Liga Primer Inggris seperti itu. Dari daftar yang sedikit itu, ada Gianluca Vialli yang sempat menjadi pemain cum pelatih di Chelsea lima belas tahun lalu.  

    Giggs menyusul rekan lamanya di United yang bergabung menjadi staf pelatih Moyes di United, Phillip Neville. Setelah gantung sepatu akhir musim lalu, adik Gary Neville tersebut bergabung dengan mantan bosnya di Everton, David Moyes, untuk menjadi staf pelatih di klub masa mudanya, Manchester United.

    Neville, 36 tahun, sudah sempat mengenyam pelatihan pelatih ketika dipercaya mendampingi Stuart Pearce memegang kendali Inggris U-21. Sayang di kiprah kepelatihan pertamanya, Neville tidak begitu berhasil sehingga Inggris dipaksa gugur di babak grup Euro U-21 di Israel, Juni kemarin.

    ESPN | KHAIRUL ANAM

    Baca juga:
    Isco Emoh Menamai Anjingnya 'Ronaldo'
    Ronaldo Rindu Manchester United
    Alasan Isco Pilih Nomor 23 di Madrid

    Puyol: Juara Spanyol, Barcelona Tak Layak Dikritik

    Arsenal Resmi Boyong Higuain  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.