PSG: Thiago Silva Terlalu Berharga

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Thiago Silva. REUTERS/Fadi Al-Assaad

    Thiago Silva. REUTERS/Fadi Al-Assaad

    TEMPO.CO, Paris - Paris Saint-Germain meminta Barcelona untuk tidak lagi mengejar pemain bertahan Les Parisien, Thiago Silva. PSG menegaskan bek internasional Brasil itu tidak akan dijual.

    “Thiago Silva tidak ternilai harganya. Untuk semua alasan ini, Silva akan tinggal bersama kami,” ucap Presiden PSG Nasser Al Khelaifi, kepada Le Parisiens, Sabtu, 6 Juli 2013.

    Silva, kata Al Khelaifi, adalah pemain andalan PSG. Keberadaan bekas palang pintu AC Milan itu sangat penting buat PSG. Jadi, PSG tidak akan menjual jebolan akademi RS Futebol itu.

    “Thiago Silva adalah salah satu pemain terbaik di PSG,” tutur pengusaha asal Qatar itu. “Dia merupakan salah satu pilar dari tim dan telah memberikan banyak hal buat klub.”

    Silva merupakan buruan terpanas kedua Barcelona setelah Neymar. Pemain yang pernah mengadu nasib di Rusia ini dibidik Barcelona untuk menjadi pelapis dari Carles Puyol.

    Seperti diketahui, Puyol kerap ditimpa cedera serius sehingga performanya kian menurun dan meninggalkan lubang di lini belakang Barcelona. Ditambah lagi, ia telah menginjak usia 35 tahun.

    Sebelumnya, Silva mengaku pernah berbicara langsung dengan Vilanova. Dalam pertemuan itu, Silva dibujuk Vilanova untuk bergabung ke Barcelona pada musim panas ini.

    Namun, Silva tidak tertarik dengan ajakan Vilanova. Silva masih betah bermain di PSG. “Yang pasti saat ini saya  sangat nyaman berada di sini, sulit meninggalkan PSG,” ucap Silva.

    FOOTBALL ESPANA | SINGGIH SOARES

    Baca Juga:
    Musim Depan, Ronaldo Tetap di Madrid

    Galliani Sebut Balotelli Sebagai Ikon Milan

    Carvajal Ingin Jadi Inspirasi Pemuda Madrid


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.