Mourinho Pimpin Chelsea Serupa Konduktor Orkestra  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jose Mourinho. AP/Alastair Grant

    Jose Mourinho. AP/Alastair Grant

    TEMPO.CO, London - Sosok Jose Mourinho mendapat banyak ulasan media setelah berhasil mengantar Chelsea mengalahkan Manchester City 1-0 di kandangnya pada Selasa dinihari lalu. Taktik dan pembawaan dia di lapangan pun menjadi perhatian.

    Gary Neville, mantan bek Manchester United yang kini jadi asisten pelatih timnas Inggris, menilai perhatian pada Mourinho itu lumrah. Kemenangan atas City menunjukkan bahwa pelatih asal Portugal itu kembali mampu menunjukkan diri sebagai manajer terbaik di dunia dalam hal mempengaruhi pertandingan besar.

    "Ia tak keberatan kita semua memujinya karena dialah Jose Mourinho. Ia menyukai perhatian dalam laga besar," kata Neville, saat menjadi komentator dalam acara Monday Night Football di televisi Sky Sports.

    Kemenangan 1-0 yang diraih Chelsea mengakhiri catatan apik City di kandang sendiri di musim ini. Kini kedua tim memiliki nilai sama dalam klasemen, dua poin di belakang Arsenal yang memuncaki klasemen.

    Lagak lagu Mourinho saat memimpin pertandingan, dinilai Neville, serupa kelakuan seorang konduktor dalam memimpin orkestra. "Ia masuk ke lapangan dan duduk di bench sebelum timnya keluar," kata dia. "Ia benar-benar menjadi hidup pada hari ketika laga besar dilakukan," kata dia. "Ia saat ini merupakan yang terbaik di dunia dalam mempengaruhi pertandingan besar, benar-benar brilian."

    Seperti seorang konduktor, kata Neville, Mourinho benar-benar teliti dan telaten. "Ia memikirkan tentang setiap detail kecil, hal yang tak banyak orang akan memikirkannya karena ia sudah lama melatih. Ia cerdas, pintar, dan mampu memanfaatkan kelebihannya."

    SKY | NURDIN

    Berita Lain
    Timnas U-19 Benahi Ball Position
    Ibra Borong Dua Gol, PSG ke Final
    M Ridwan Tampil, Daya Serang Persib Meningkat
    Ini Gaya Baru Potongan Rambut Balotelli

    Swansea Pecat Michael Laudrup


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.