Arema Optimistis di Derby Jatim Lawan Persik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arema Indonesia Cronus. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    Arema Indonesia Cronus. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    TEMPO.CO, Malang - Arema Cronus optimistis meraih angka penuh saat menjamu Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis malam, 6 Februari 2014. "Semua pemain siap tempur lawan Persik," kata Suharno, pelatih Arema, seperti dikutip situs pendukung Arema, wearemania.net.

    Selain bersaing di papan atas klasemen Liga Super Indonesia wilayah barat, Arema membutuhkan kemenangan demi menjaga gengsi mereka di Jawa Timur. Sebab, lawan mereka malam ini tidak lain adalah tim tetangga yang berasal dari Kediri, yang hanya sekitar 100 kilometer dari Malang.

    Kubu Arema telah lama menanti duel antar tetangga itu. Maklum, Persik baru kembali dari kubangan Divisi Utama, kompetisi yang satu tingkat di bawah Liga Super. Meskipun tampil sebagai anak baru, Persik cukup percaya diri dengan menahan imbang Gresik United di laga pembuka.

    Di lain pihak, Arema didera kelelahan karena baru menggilas Persijap Jepara, 4-1, tiga hari lalu. Pelatih Suharno mengatakan bakal merotasi pemainnya supaya tetap bugar. Terlebih, tim berjuluk Singo Edan tersebut akan bertandang ke kandang Sriwijaya FC, Ahad malam mendatang. "Rotasi tidak besar-besaran, sesuai kebutuhan tim dan kapasitas lawan," ujarnya.

    Pada pertemuan terakhir di Piala Gubernur Jatim 2013, Arema menang tiga gol tanpa balas. Cristian Gonzales cs berharap bisa mengulang sukses tersebut di laga yang akan dimulai pukul 19 Waktu Indonesia Barat ini.

    WE ARE MANIA | REZA MAULANA

    Berita terpopuler:

    Ditekuk Persib 2-1, Persita Kalah Menyakitkan
    Persita: Selamat Buat Persib!
    Timnas U-19 Taklukkan Persiba Bantul
    Tekuk Atletico 3-0, Madrid Satu Langkah ke Final
    Timnas U-19 Unggul Sementara atas Persiba Bantul


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.