Rodgers: Peluang Liverpool Sirna  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Brendan Rodgers.  REUTERS/Nigel Roddis

    Brendan Rodgers. REUTERS/Nigel Roddis

    TEMPO.CO, London – Manajer Liverpool Brendan Rodgers menyatakan peluang timnya untuk menjuarai Liga Primer Inggris 2013-2014 sirna setelah bermain imbang 3-3 melawan tuan rumah Crystal Palace pada pertandingan ke-37, Senin waktu setempat, 5 Mei 2014, atau Selasa dinihari WIB, 6 Mei 2014.

    “Kami butuh kemenangan untuk tetap menghidupkan peluang (meraih gelar juara), namun ternyata kami gagal,” tutur Rodgers.

    Pada pertandingan di Selhurst Park itu, Liverpool lebih dulu unggul pemimpin 3-0. Tiga gol ini dicetak Joe Allen pada menit ke-18, Daniel Sturridge menit ke-53, dan Luis Suarez menit ke-55. Adapun tiga gol balasan Crystal Palace dicetak oleh Damien Delaney pada menit ke-79, Dwight Gayle menit ke-81 dan 88.

    Dengan hasil seri ini Liverpool kembali berada di puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan selisih hanya satu poin dari Manchester City. Liverpool masih memiliki satu pertandingan sisa melawan Newcastle 11 Mei mendatang. Jika menang maksimal poin yang dapat diraih Liverpool 84. (Baca: Persaingan City-Liverpool Membelah Keluarga Toure)

    Sementara itu Manchester City masih memiliki dua pertandingan sisa melawan Aston Villa, Rabu, 7 Mei 2014, dan melawan West Ham United pada 11 Mei. Kalau dua pertandingan sisa ini dimenangkan, maka poin City total 86 dan berhak atas trofi juara.

    "Tak diragukan lagi Manchester City bakal menang dan meraih gelar juara,” tambah Rodgers. (Baca: Hasil Lengkap Pertandingan Liga Inggris

    BBC | AGUS BAHARUDIN

    Berita Terpopuler:
    Pelatih Myanmar: Timnas U-19 Mirip Tim Jepang
    Indra Coret Tiga Pemain Tim U-19
    Evan Dimas cs Imbang Myanmar 1-1
    Rodgers: Liverpool Masih Dapat Ungguli City
    Barkley dan Carrick Bersaing Masuk Timnas
    MU Butuh Kehadiran Van Gaal Secepatnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.