Brendan Rodgers Manajer Terbaik Tahun Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Brendan Rodgers. REUTERS/Darren Staples

    Brendan Rodgers. REUTERS/Darren Staples

    TEMPO.COJakarta - Asosiasi manajer di Liga Inggris kompak menudingkan tangan ke arah Manajer Livepool Brendan Rodgers sebagai Manajer Terbaik Tahun Ini. Pengumuman tentang kehebatan manajer asal Irlandia Utara ini diumumkan Senin malam kemarin. 

    Tak perlu diragukan lagi kiprah bekas Manajer Swansea ini. Di musim keduanya di Liverpool, dia menunjukkan prestasi gemilang, yakni mendudukkan Liverpool menjadi runner up di musim ini. 

    Prestasi ini merupakan yang terbaik dalam lima musim terakhir The Reds. Pencapaian ini pula yang membuat Liverpool kembali berlaga di Liga Champions musim depan. 

    Ketua LMA Howard Wilkinson menyebut penghargaan ini merupakan pengakuan dari para manajer di empat divisi yang ada di Liga Inggris. 

    “Termasuk dari manajer tim yang menjadi selama berkompetisi lalu,” katanya. “Untuk Liverpool dan Brendan, saya yakin musim ini merupakan awal dari sebuah perjalanan dan era baru.”  

    Jika Liga Manajer memilih Brendan Rodgers, lain lagi dengan penghargaan yang diterima oleh Manajer Crystal Palace, Tony Pulis. 

    Pulis mendapatkan gelar sebagai Manajer Terbaik Liga Primer. Dia dianggap istimewa karena berhasil mengangkat Palace dari zona degradasi hingga akhirnya selamat dan mondok di peringkat ke-11. 

    Padahal ketika dia datang, klub ini berantakan dan hanya memiliki 4 poin dari 11 game yang dijalaninya. Dari hanya 4 poin itu, Pulis menyelesaikan perjalanan Palace dengan poin 45.

    Hasil gemilang ini tentu menyenangkan Pulis, klub, dan juga pendukungnya. Akan tetapi, Pulis belum puas. "Kami harus tetap berada di Liga Primer dua atau tiga musim ke depan,” ucap Pulis seperti yang ditulis di website klub itu. 

    GUARDIAN|IB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.