Absen di Kancah Eropa, Van Persie Galau  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robin van Persie bersiap melakukan tendangan penalti, dalam pertandingan Liga Champions antara Manchester United dan Real Sociedad di Stadion Anoeta, San Sebastian, Spanyol, (6/11). AP/Alvaro Barrientos

    Robin van Persie bersiap melakukan tendangan penalti, dalam pertandingan Liga Champions antara Manchester United dan Real Sociedad di Stadion Anoeta, San Sebastian, Spanyol, (6/11). AP/Alvaro Barrientos

    TEMPO.CO, Amsterdam - Pemain depan Manchester United, Robin van Persie, mengatakan dia mengalami perasaan yang aneh setelah klubnya gagal lolos ke Liga Champions ataupun Liga Europa musim depan. Van Persie untuk pertama kalinya tak akan bermain dalam kompetisi antarklub Eropa.

    Sebelumnya, Van Persie selalu turut serta dalam kompetisi Eropa selama berkarier di Liga Primer Inggris. Namun, pada musim ini, Van Persie gagal membawa MU merebut tiket ke Eropa setelah Setan Merah hanya mampu finis di peringkat ketujuh klasemen.

    “Untuk pertama kalinya dalam karier saya, saya tidak akan bermain di Eropa,” kata pemain asal Belanda itu seperti dilansir Sky Sports, Senin, 19 Mei 2014. “Ini perbedaan yang besar antara musim ini dan musim lalu."

    Pada musim lalu, Van Persie berhasil mengantar MU merebut trofi Liga Primer yang ke-20. Mantan pemain Arsenal itu juga juga merebut gelar pencetak gol terbanyak. Tapi peruntungan RvP, sapaan van Persie, pada musim lalu berbanding terbalik dengan musim ini. Selain karena performa MU yang angin-anginan, RvP juga mengalami cedera sehingga membuat dia absen dua bulan.

    Meski begitu, RvP optimistis MU bakal kembali bersaing di jalur juara pada musim depan. "Tugas kami sekarang mengembalikan performa," ujar bekas pemain Feyenoord itu. "Ini menjadi musim yang sulit. Namun semuanya akan baik-baik saja.”

    SKY SPORTS | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Timnas U-19 Akan Jajal Yaman dan Libanon
    Sikat Cagliari, Juventus Tembus 100 Poin
    Stadion Tak Layak, PSM Masih Bermarkas di Surabaya
    Barcelona Pertahankan Tiki-taka
    Didier Drogba Tinggalkan Galatasaray


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.