Martinez: Kolombia Tak Takut Brasil  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • James Rodriguez merayakan golnya ke gawang Uruguay pada laga 16 besar piala dunia Brazil, 29 Juni 2014. Jamie Squire/Getty Images

    James Rodriguez merayakan golnya ke gawang Uruguay pada laga 16 besar piala dunia Brazil, 29 Juni 2014. Jamie Squire/Getty Images

    TEMPO.CO, Rio de Jainero -- Jackson Martinez mengatakan Kolombia sama sekali tak terpengaruh harus bertemu dengan tuan rumah Brasil di perempat final Piala Dunia 2014, Sabtu dinihari, 5 Juli 2014. Ia mengatakan laga ini justru menjadi tantangan.

    Kolombia, yang ditangani Jose Pekerman, memastikan tiket ke babak 8 besar setelah menundukkan Uruguay 2-0, Sabtu lalu. Kedua gol Kolombia diborong gelandang serang mereka, James Rodriguez.

    Brasil tetap difavoritkan menjadi juara di hadapan pendukungnya sendiri, meski skuad Luiz Felipe Scolari ini harus melalui adu penalti untuk melewati hadangan Cile. Martinez mengatakan laga melawan Brasil memang berat. Sebagai juara dunia lima kali dan tampil sebagai tuan rumah, Brasil akan mendapat banyak dukungan.

    Namun ia mengatakan Kolombia tak takut menghadapi Brasil dalam laga di Fortaleza tersebut. "Tentunya sebuah kebanggaan bermain menghadapi Brasil," kata Martinez, Senin, 30 Juni 2014. "Ini tantangan besar buat kami. Kami akan bekerja keras untuk tetap bertahan di Piala Dunia ini."

    "Brasil tidak membuat Kolombia ketakutan. Jelas kami harus berhati-hati dengan pemain-pemain bintang mereka. Tapi kami punya kekuatan. Itulah yang membuat kami lolos ke babak perempat final," kata Martinez.

    FFT | RAJU FEBRIAN

    Baca juga:
    Digoda Real Madrid, Kiper Bosnia Setia di Stoke
    Warga Kosta Rika Rayakan Kemenangan
    Klinsmann Larang Pemain AS Pulang Sebelum Final
    Van Gaal: Perjalanan De Jong di Piala Dunia Selesai


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.