Jebol Gawang Chelsea, Hati Lampard Campur Aduk  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain Manchester City beselebrasi dengan Frank Lampard usai mencetak gol penyeimbang dalam pertandingan Liga Primer Inggris melawan Chelsea di stadion Etihad, Manchester, 21 September 2014. City tahan imbang Chelsea 1-1.  CARL COURT/AFP/Getty Images

    Para pemain Manchester City beselebrasi dengan Frank Lampard usai mencetak gol penyeimbang dalam pertandingan Liga Primer Inggris melawan Chelsea di stadion Etihad, Manchester, 21 September 2014. City tahan imbang Chelsea 1-1. CARL COURT/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, London - Gelandang Manchester City, Frank Lampard, mungkin tidak pernah membayangkan dirinya akan mencetak gol ke gawang Chelsea, tim yang dibelanya selama 13 tahun. Tapi itulah yang terjadi saat Manchester City bermain imbang 1-1 melawan Chelsea dalam laga lanjutan Liga Primer inggris, Ahad malam, 21 September 2014.

    Tak ada selebrasi. Lampard hanya diam setelah mencetak gol balasan untuk tim barunya ke gawang Chelsea pada menit ke-85. Sebelumnya, pemain sayap Chelsea, Andre Schuerrle, mencetak gol lebih dulu pada menit ke-71.

    "Ini adalah satu hal yang sulit. Saya tidak profesional kalau tidak keluar dan melakukan tugas saya. Saya mencoba kembali ke kotak penalti, tapi saya mendapat operan bagus dari Milly (James Milner)," kata pemain tengah Inggris berusia 36 tahun itu.

    "Saya melalui 13 tahun yang luar biasa bersama penggemar Chelsea. Jadi saya merasa campur aduk. Tentu saja, saya senang karena tim yang saya bela meraih hasil imbang, jadi sangat sulit bagi saya untuk memberikan jawaban," kata mantan pemain Chelsea yang menjadi pencetak gol terbanyak di klub itu dengan torehan 147 gol.

    Lampard membela Chelsea dari 2001 hingga 2014. Pada bursa transfer musim ini, ia dibeli klub MLS, New York City, yang meminjamkannya ke Manchester City.

    "Saya kehabisan kata-kata. Saya tak berharap akan bermain dan mencetak gol seperti itu. Saya masuk dan para fan Chelsea bernyanyi, dan ini sangat emosional," ujarnya.

    Pelatih City, Manuel Pellegrini, mengaku tidak berpikir dua kali saat akan menurunkan Lampard. "Aku bertanya, apa dia ingin bermain, dan tentu saja dia ingin menunjukkan bahwa dia profesional," kata Pellegrini.

    "Saya yakin dia tidak senang mencetak gol ke gawang tim yang selama ini penting bagi kariernya, tapi dia baik dan profesional. Ia pemain yang sangat bagus," ucap Pellegrini.

    RINA WIDIASTUTI | SKYSPORTS

    Berita terkait

    Tertawai Kekalahan MU, Balotelly Dibully 
    MU Kalah, Van Gaal Enggan Cari Kambing Hitam
    Peluk Nenek, Pemain AS Roma ini Dikartu Kuning
    Rooney: Kekalahan Ini Menyakitkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.