Mourinho: Chelsea Tidak Kehilangan Cech  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jose Mourinho. AP/Matt Dunham

    Jose Mourinho. AP/Matt Dunham

    TEMPO.COLondon - Manajer Chelsea Jose Mourinho bersikeras klub asuhannya tidak kehilangan sosok Petr Cech. Sebab, kiper baru Asmir Begovic siap melakoni laga perdana menjaga gawang juara Liga Premier Inggris tersebut.

    Setelah sebelas tahun bermain bersama Chelsea, Cech akhirnya memilih pindah ke Arsenal. Cech memutuskan hengkang dari Chelsea setelah hanya menjadi pelapis penjaga gawang Thibaut Courtois di Stamford Bridge pada musim lalu.

    Baca juga:
    SBY Ingatkan Presiden Jokowi Soal yang Penting Ini
    Napi Terorisme Masuk WC Bareng Wanita, Lalu Lapas Ini Ricuh

    Untuk menggantikan posisi Cech, Chelsea merekrut Begovic. Kiper asal Bosnia-Herzegovina tersebut akan tampil melawan Manchester City setelah Courtois mendapat kartu merah saat Chelsea mendapat hasil imbang 2-2 di kandang Swansea City pada Sabtu, 8 Agustus 2015.

    Mourinho sangat yakin Begovic bisa membuat Chelsea tetap menjadi nomor satu. “Kami tidak merasa kehilangan Petr,” ucap Mourinho.

    “Kami punya penjaga gawang yang baik. Untuk itu, kami tidak merasa kehilangan sosok Cech, karena kami memiliki dua kiper yang sangat baik,” ujar pelatih yang lahir pada 26 Januari 1963 tersebut.

    Chelsea saat ini memiliki Thibaut dan Begovic. Mourinho merasa mereka sangat baik, dan klub mendapatkannya sebelum 31 Agustus 2015.

    “Jika klub saya memberi kiper pada 31 Agustus, masalahnya bukan untuk hari ini, tapi untuk pertandingan berikutnya,” tutur Mourinho.

    SOCCERWAY | RICKY WATTIMENA

    Baca juga:
    Hayriantira XL Datangi Sahabatnya di Mimpi: Tolong Saya...
    Histeris Rukmilah, Ibu Hayriantira XL: Kamu Bunuh Anak saya!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?