Hadapi Persija, Mitra Kukar Mulai Siapkan Strategi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persija Jakarta Nur Iskandar (71) menyundul bola saat akan mencetak gol ke gawang Persita Tangerang dalam pertandingan Babak Penyisihan Grup C Piala Presiden 2015 di Stadion Dipta, Gianyar, Bali, 3 September 2015. TEMPO/Johannes P. Christo

    Pemain Persija Jakarta Nur Iskandar (71) menyundul bola saat akan mencetak gol ke gawang Persita Tangerang dalam pertandingan Babak Penyisihan Grup C Piala Presiden 2015 di Stadion Dipta, Gianyar, Bali, 3 September 2015. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Mitra Kukar, Jefri Sastra, mulai memikirkan bagaimana menerapkan strategi untuk bisa mengalahkan Persija dalam laga terakhir babak penyisihan Grup C Piala Presiden di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin, 7 September 2015.

    "Setelah recovery, Jumat pagi, baru kami berpikir lagi bagaimana baiknya tim kami menghadapi Persija," ujar Jefri seusai pertandingan imbang 2-2 klubnya melawan Bali United Pusam, Kamis malam, 3 September 2015.

    Saat ditanya wartawan soal persiapan menghadapi Persija begitu selesai pertandingan menghadapi Bali United, Jefri menolak berkomentar panjang. "Yang pasti, saya belum memikirkan pertandingan dengan Persija. Saya belum memikirkan hidup-mati, saya masih ingin hidup terus," katanya.

    Jefri berharap pemainnya, Airlangga Sucipta, tidak mengalami cedera serius akibat berbenturan kepala dengan kiper Bali United, Ngurah Komang Arya. "Kemungkinan ada jahitan di pelipisnya karena robek, mudah-mudahan tidak terlalu mengkhawatirkan sehingga saat melawan Persija bisa kami turunkan lagi," ujarnya.

    Airlangga berperan penting dalam ada laga kedua. Berkat gol dari sundulan kepalanya, Mitra Kukar terhindar dari kekalahan atas Bali United.

    BRAM SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?