Piala Presiden, Pelatih Persib Minta Bobotoh Tetap Tenang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan bobotoh Persib Bandung berunjuk rasa didepan kantor DPRD Provinsi Jabar saat aksi damai terkait kisruh sepakbola nasional antara PSSI dan Pemerintah di Bandung, Jawa Barat, 4 Juni 2015. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Ratusan bobotoh Persib Bandung berunjuk rasa didepan kantor DPRD Provinsi Jabar saat aksi damai terkait kisruh sepakbola nasional antara PSSI dan Pemerintah di Bandung, Jawa Barat, 4 Juni 2015. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Bandung - Pertandingan perempat final kedua antara Persib Bandung melawan Pusamania Borneo FC yang bakal digelar di stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu, 26 September 2015, diprediksi bakal berlangsung sengit.

    Pelatih Kepala Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman menghimbau agar Bobotoh—julukan penggemar Persib—bisa mendukung Atep dan kawan-kawan dengan tetap sportif dan menjauhkan hal-hal yang berbau negatif.

    "Tolong dukung kami dengan cara-cara yang sportif sehingga tidak mengganggu jalannya pertandingan,” kata Djadjang kepada wartawan di mes Persib, Bandung, Kamis, 24 September 2015. “Boleh punya motivasi tinggi untuk mendukung kami, tapi jangan sampai berdampak buruk.”

    Menurut Djadjang, atmosfer di Bandung sedang panas. Selain karena Persib dikalahkan 3-2 di Samarinda dalam perempat final pertama, pernyataan pelatih Pusamania Borneo FC, Iwan Setiawan, dianggap sering menyudutkan Persib.

    AMINUDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.