Komisi Etik FIFA Bahas Kasus Blatter dan Platini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto presiden FIFA, Sepp latter ini diambil pada November 2010. Sepp Blatter menyatakan pengunduran dirinya dari lembaga yang telah dipimpinnya selama 17 tahun. AP/Steffen Schmidt, Keystone via AP

    Foto presiden FIFA, Sepp latter ini diambil pada November 2010. Sepp Blatter menyatakan pengunduran dirinya dari lembaga yang telah dipimpinnya selama 17 tahun. AP/Steffen Schmidt, Keystone via AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Etik badan sepak bola dunia, FIFA, menggelar pertemuan di Zurich untuk membahas kasus Presiden Sepp Blatter. Komisi juga membahas kasus yang juga melilit dua kandidat presiden lembaga itu, Michel Platini dan Chung Moon-joon. Demikian pernyataan anggota Komisi Etik, Abdoulaye Diop.

    Pejabat asal Senegal itu, dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan di Dakar, mengatakan komisi telah bertemu di Swiss sejak Senin dan akan terus berdiskusi sampai Jumat.

    Blatter saat ini menjadi target penyelidikan oleh jaksa Swiss ke "salah urus kriminal" di FIFA. Adapun Platini, yang merupakan presiden badan sepak bola Eropa, UEFA, tengah disorot kerena diketahui menerima pembayaran yang ia terima dari FIFA pada 2011.

    Chung Moon-joon, mantan wakil presiden FIFA asal Korea Selatan, diperiksa terkait dengan tudingan pelanggaran norma organisasi dalam proses bidding tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.