FIFA: Sanksi untuk Indonesia Bisa sampai 4 Tahun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • FIFA (Federation Internationale de Football Association). (logos.wikia.com)

    FIFA (Federation Internationale de Football Association). (logos.wikia.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Federasi Internasional Asosiasi Sepak Bola (FIFA) mengatakan hukuman skors atas Indonesia bisa berlangsung hingga empat tahun, sampai masa jabatan Komite Eksekutif Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) hasil kongres 18 April lalu berakhir. Hal ini diungkapkan dalam pernyataan sikap delegasi bersama FIFA-Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dalam diskusi dengan beberapa pemangku kepentingan di kantor PSSI, Selasa, 3 November 2015.

    Berdasarkan keterangan yang disampaikan salah satu anggota delegasi, James Johnson, Sekretaris Jenderal PSSI Azwan Karim hadir di setiap pertemuan itu. Azwan kemudian menunjukkan kertas berisi pernyataan sikap FIFA yang diberikan kepada setiap pemangku kepentingan yang menjalani diskusi tadi.

    "FIFA dan AFC tidak bisa membiarkan "pengambilalihan pemerintah" atas asosiasi anggota FIFA," bunyi pernyataan sikap itu. "Skors akan tetap berlangsung sampai periode empat tahun dan Komite Eksekutif PSSI yang terpilih tidak lagi menjabat, jika pemerintah tetap mempertahankan sikapnya. Ini, contohnya, bisa berdampak secara signifikan pada Asian Games, di mana Indonesia menjadi tuan rumah, karena sepak bola tidak akan bisa dimainkan."

    Baca:
    Ini Pernyataan Resmi FIFA Seusai 2 Hari Kunjungi Indonesia
    Ketua PSSI: FIFA Bentuk Komite Ad Hoc Libatkan Pemerintah

    Sikap pemerintah yang dimaksud adalah keputusan tidak mengakui segala kegiatan PSSI, yang lebih dikenal dengan istilah pembekuan PSSI.

    Di samping memberi penegasan soal skors itu, FIFA juga menyatakan bahwa mereka mengerti pemerintah Indonesia menginginkan pengelolaan sepak bola yang lebih baik dan berharap adanya reformasi sepak bola. Menurut FIFA, mereka juga memiliki tujuan itu, tapi tindakan reformasi itu harus dilakukan di bawah naungan Statuta FIFA, yang salah satu poinnya adalah pelarangan intervensi pemerintah terhadap asosiasi sepak bola suatu negara.   

    Diskusi dengan pemangku kepentingan sepak bola di kantor PSSI tadi merupakan salah satu bagian dari kunjungan FIFA ke Indonesia. Kunjungan itu diadakan atas mandat Komite Eksekutif FIFA pada 25 September. Tujuannya adalah membantu Indonesia menemukan jalan keluar agar skors FIFA atas Indonesia bisa segera dicabut.

    Melalui ketua delegasinya, FIFA dan AFC menyatakan temuan-temuan yang didapatkan selama diskusi tadi akan dibawa ke rapat Komite Eksekutif FIFA pada 2 dan 3 Desember 2015.

    GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?