Piala Sudirman: Tekuk Persib, PS TNI Sapu Bersih Laga Grup

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain PS TNI, Dimas Drajad (tengah) meluapkan kegembiraannya usai menjebol gawang Persela Lamongan saat pertandingan babak penyisihan grup C Piala Jendral Sudirman di stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, 24 November 2015. PS TNI berhasil unggul atas Persela Lamongan dengan skor 4-2. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Pemain PS TNI, Dimas Drajad (tengah) meluapkan kegembiraannya usai menjebol gawang Persela Lamongan saat pertandingan babak penyisihan grup C Piala Jendral Sudirman di stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, 24 November 2015. PS TNI berhasil unggul atas Persela Lamongan dengan skor 4-2. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Sidoarjo - Persatuan Sepak Bola TNI (PS TNI) akhirnya berhasil menyapu bersih semua laga penyisihan Grup C Piala Jenderal Sudirman (Piala Sudirman). Pada laga terakhir melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin, 30 November 2015, PS TNI menang 2-0.

    Dua gol kemenangan PS TNI dicetak pemain muda Wawan Febrianto dan pemain pengganti M. Guntur Triyadi. Kedua gol itu masing-masing dicetak pada menit ke-47 dan ke-79.

    Wawan berhasil memanfaatkan umpan silang Suhandi dari sisi kiri pertahanan Persib Bandung. Sementara dengan skema yang sama, namun dari sisi yang berlawanan, M Guntur Triyadi berhasil menambah gol.

    Sejak peluit ditiup tanda babak pertama dimulai, kedua tim menampilkan permainan dengan tensi tinggi. Tercatat delapan kartu kuning dikeluarkan wasit Kusni dari Samarinda—lima untuk pemain Persib dan tiga untuk pemain PS TNI.

    Sepanjang pertandingan, kedua tim saling menyerang. Sejumlah peluang didapatkan kedua tim. Namun hingga babak kedua usai, skor tetap tak berubah. Kemenangan atas Persib menempatkan PS TNI memuncaki klasemen dengan mengoleksi 11 poin.

    Manager PS TNI, Andry Mahyar, bersyukur timnya bisa menyapu bersih pertandingan babak penyisihan Grup C. "Alhamdulillah bisa sapu bersih. Saya nggak bisa ngomong apa-apa. Anak-anak punya motivasi lebih," kata dia saat jumpa wartawan usai pertandingan.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.