Arsenal Tekuk Man City 3-2  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alex Iwobi dari Arsenal, merayakan selebrasi usai mencetak gol, saat bertanding melawan Olympique Lyonnais di stadion Emirates Stadium.  London, Inggris, 25 Juli 2015. Getty Images

    Alex Iwobi dari Arsenal, merayakan selebrasi usai mencetak gol, saat bertanding melawan Olympique Lyonnais di stadion Emirates Stadium. London, Inggris, 25 Juli 2015. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Arsenal berhasil mengalahkan Manchester City 3-2 dalam laga uji coba di Ullevi Stadium, Gothenburg, Swedia, Senin dinihari WIB, 8 Agustus 2016. Meski menang, Arsenal harus kehilangan bek Gabriel Paulista. Sebab, ia cedera di laga itu.

    City mampu unggul lebih dulu lewat gol Sergio Aguero pada menit ke-30. Arsenal bisa menyamai skor pada menit ke-50 berkat gol Alex Iwobi.

    Pada menit ke-73, Arsenal berbalik unggul lewat gol Theo Walcott. Chuba Akpom menambah keunggulan itu pada menit ke-85. Gol ini sekaligus memastikan ketajaman pemain muda tersebut benar-benar maksimal sepanjang laga pramusim. Dalam dua laga sebelumnya, ia terus mencetak gol.

    City hanya bisa memperkecil ketertinggalannya 2 menit kemudian lewat sundulan Kelechi Iheanacho, yang memanfaatkan umpan Jesus Navas.

    Susunan Pemain:

    Arsenal: Cech, Bellerin (Debuchy 77), Holding (Chambers 46), Gabriel (Bielik 90+8), Monreal (Gibbs 77), Coquelin, Xhaka (Elneny 46), Ramsey (Cazorla 64), Oxlade-Chamberlain (Walcott 46), Alexis (Akpom 78), Iwobi (Campbell 69)

    Manchester City: Caballero (Hart 46), Zabaleta (Zabaleta 64), Fernando (Adarabioyo 63), Kolarov, Clichy (Tasende 80), Fernandinho (Alex Garcia 80), Silva (De Bruyne 63), Delph (Yaya Toure 68), Nolito (Nolito 63), Sterling (Zinchenko 80), Aguero (Iheanacho 68)

    SOCCERWAY | NS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.