Derby Manchester, Fan Yaya Toure Diminta Dukung Man United

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Manchester City, Yaya Toure melakukan selebrasi saat timnya berhasil masuk perempat final Liga Champion usai tahan imbang Dynamo Kiev di stadion Etihad, Manchester, Inggris, 16 Maret 2016. Laga dalam leg kedua babak 16 besar ini berakhir dengan skor kacamata, 0-0. REUTERS

    Gelandang Manchester City, Yaya Toure melakukan selebrasi saat timnya berhasil masuk perempat final Liga Champion usai tahan imbang Dynamo Kiev di stadion Etihad, Manchester, Inggris, 16 Maret 2016. Laga dalam leg kedua babak 16 besar ini berakhir dengan skor kacamata, 0-0. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Dimitri Seluk, agen gelandang Manchester City Yaya Toure mengharapkan para fan dari Afrika akan berbalik mendukung Manchester United (MU) pada laga derbi akhir pekan ini.

    Seluk geram atas tindakan pelatih Pep Guardiola yang tidak menyertakan kliennya dalam skuad City untuk Liga Champions. Seluk juga berpendapat tindakan Guardiola membuat para fan dari Afrika justru beralih mendukung tim lawan.

    "Mereka (City) akan kehilangan jutaan pendukung dari Afrika karena keputusan Guardiola," kata Seluk dilansir dari Skysports, Selasa.

    "Sekarang mereka akan mendukung Manchester United. Banyak orang di Afrika mengatakan tidak akan sudi menonton pertandingan City di TV," kata dia.

    Kontrak Toure tersisa satu tahun di City, namun Seluk mengaku sudah mendaftar beberapa penawaran untuk pmain 33 tahun itu pada jendela transfer Januari 2017.

    "Yaya pada bulan Januari boleh menandatangani perjanjian prakontrak dengan klub luar negeri," kata Seluk.

    "Dia punya banyak tawaran dari klub China dan Amerika, tentu saja mereka menginginkan dia tapi kami punya banyak tawaran juga dari Inggris dan Eropa."

    "Dia berada dalam kondisi sangat bagus, kondisi yang sangat baik, saya pikir dia sudah kehilangan tujuh kilogram (berat badan)," katanya.

    "Mungkin itu tidak cukup baik untuk Guardiola, tapi Zlatan Ibrahimovic juga tidak cukup baik baginya (saat di Barcelona)," sindir Seluk.

    "Pada bulan Januari kami akan memantau. Masih ada tiga bulan untuk menunggu, tidak masalah. Yaya adalah orang yang sangat profesional." pungkas Seluk.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.