Man United Dihajar Chelsea 4-0, Ada 5 Kesimpulan Menarik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Chelsea, Eden Hazard melepaskan tendangannya ke arah gawang Manchester United saat berlaga di ajang Liga Primer Inggris di stadion Stamford Bridge, London, Inggris, 23 Oktober 2016. REUTERS

    Pemain Chelsea, Eden Hazard melepaskan tendangannya ke arah gawang Manchester United saat berlaga di ajang Liga Primer Inggris di stadion Stamford Bridge, London, Inggris, 23 Oktober 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Manchester United dipermalukan Chelsea 4-0 dalam lanjutan Liga Inggris di Stamford Bridge, Ahad malam. Dalam laga itu, Chelsea unggul berkat gol Pedro, Gary Cahill, Eden Hazard, dan N'Golo Kante. Kini Chelsea menempati posisi keempat klasemen dengan nilai 19 dari sembilan laga. Sedangkan MU pada posisi ketujuh dengan nilai 14.

    Terkait dengan pertandingan ini, ada sejumlah kesimpulan yang bisa diambil seperti berikut ini.

    1. Perubahan yang dilakukan Conte berbuah manis


    Jose Mourinho dan Antonio Conte setelah MU ditekuk Chelsea 4-0.

    Antonio Conte mampu merombak pola permainan peninggalan Jose Mourinho. Setelah Chelsea dikalahkan Arsenal 3-0 bulan lalu, Conte lebih memilih memakai pola 3-4-3 dalam timnya. Sejak itu, penampilan timnya pun menanjak dan terus menang dalam tiga laga beruntun dengan mencetak sembilan gol tanpa kebobolan. Pola baru itu dinilai lebih cocok dan mampu mengakomodasi semua pemain yang ada, termasuk bek sayap Victor Moses dan Marcos Alonso yang terpinggirkan pada masa Mourinho.

    2. Pedro mencorong melawan mantan bosnya
    Musim lalu, Manchester United nyaris merekrut Pedro dari Barcelona. Namun Mourinho, yang saat itu masih di Chelsea, mampu membajak kesepakatan tersebut dan memastikan membawa penyerang itu ke Chelsea. Di bawah arahannya, pemain timnas Spanyol tersebut gagal bersinar. Namun, saat menghadapi mantan bosnya dalam laga ini, pemikiran cepat Pedro mampu membuat rencana MU berantakan. Gol darinya menjadi petaka baru MU, yang kemudian ditambah tiga pemain Chelsea lain, membuat taktik parkir bus MU pun sia-sia.

    3. Ibrahimovic perlu lebih tajam
    Zlatan Ibrahimovic memulai musim dengan mengesankan. Namun belakangan ketajamannya seperti sirna. Ia hanya mampu mencetak satu gol dalam delapan laga. Dalam tiga laga secara beruntun, pemain asal Swedia ini selalu gagal memanfaatkan peluang emas. Bila terus berlanjut, ia bukan tak mungkin akan disingkirkan.

    4. "Tikus" Chelsea baik-baik saja
    Eden Hazard dan Diego Costa dilabeli "tikus" oleh suporter Chelsea karena tampilan melempem mereka dianggap menjadi biang dipecatnya Mourinho pada Desember lalu. Namun keduanya mampu bangkit di bawah Conte. Hazard sudah mencetak empat gol liga, termasuk dalam laga ini. Costa tak mencetak gol, tapi kehadirannya terus mengintimidasi lawan dan sejauh ini ia sudah mencetak tujuh gol.

    5. Fellaini jadi masalah
    Marouane Fellaini menjadi masalah di tim MU. Ia memang mampu memberi nilai tambah dengan umpan terukurnya dari bola mati. Namun, saat MU menyerang, kehadirannya justru jadi perusak tempo permainan. Laga ini seperti kian membuktikan bahwa pemain asal Belgia tersebut memang tak cocok untuk MU. Mourinho mungkin akhirnya akan melupakan obsesi tentang ketinggian pemain ini dan mengedropnya.

    MIRROR | NURDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.