Selasa, 20 Februari 2018

Irfan Bachdim Diburu 4 Klub Elite Indonesia  

Oleh :

Tempo.co

Jumat, 6 Januari 2017 10:08 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Irfan Bachdim Diburu 4 Klub Elite Indonesia  

    Penyerang Indonesia Irfan Bachdim, melakukan selebrasi setelah berhasil menciptakan gol penyeimbang pada laga uji coba melawan Vietnam di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, 9 Oktober 2016. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang tim nasional Indonesia keturunan Belanda, Irfan Haarys Bachdim, dikabarkan menjadi target buruan empat tim elite Indonesia. Keempat tim tersebut adalah Arema FC, Madura United, Semen Padang, dan Bali United.

    Penampilan mengesankan Irfan selama tim Indonesia mengadakan laga uji coba sebelum tampil di Piala Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) 2016 dikabarkan membuat keempat tim tersebut ingin memasukkan pemain 28 tahun tersebut ke skuad utama menjelang bergulirnya kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2017.

    Irfan dalam posisi bebas setelah klub lamanya di Jepang, Consadole Sapporo, tak memperpanjang kontrak musim 2017.

    Sangat disayangkan memang ketika Consadole mendepak Irfan. Pasalnya, klub tersebut musim ini menjadi juara di J-League 2 atau liga kasta kedua di Jepang. Walhasil, Consadole berhak promosi ke liga tertinggi Jepang musim 2017.

    Meski demikian, sebenarnya Irfan sangat jarang mendapat kesempatan tampil di Consadole. Pada musim 2016, ia hanya diberi kesempatan bermain dua kali dengan mencatatkan satu umpan.

    Hingga kini Irfan belum juga memberikan keterangan resmi ihwal kabar kepulangannya ke liga Indonesia. Dia hanya memberikan teka-teki ketika menulis di akun Twitter-nya, @IrfanBachdim10, tiga hari lalu.

    Irfan hanya mengatakan siap melakoni petualangan baru. Entah apa maksud pernyataan Irfan itu. Tak sedikit netizen dalam negeri yang mengartikan cuitan Irfan sebagai pertanda bahwa ia akan kembali bermain di liga Indonesia.

    Klub Semen Padang belum bisa memberikan kepastian soal perekrutan Irfan Bachdim. Meski begitu, pelatih Semen Padang, Nil Maizar, mengaku sudah mengusulkan sejumlah nama yang ingin ia tambahkan ke skuad Kabau Sirah pada musim 2017. "Siapa pemainnya, belum bisa saya sebutkan. Tapi kami tetap bergerak, meski terkesan diam dan bungkam," kata Nil seperti dikutip dari Antara, Rabu lalu. "Berapa pemain yang akan saya daftarkan, tunggu usai Kongres Tahunan PSSI."

    Meski begitu, Nil mengakui banyak pihak yang mendekatkan nama Irfan dengan Semen Padang. Pasalnya, ada sosok fisioterapis Matias Ibo di klub Semen Padang. Matias Ibo dikabarkan berkawan dekat dengan Irfan.

    "Tunggu sajalah nanti akan diumumkan manajemen, siapa saja pemain Semen Padang musim depan," kata pelatih 47 tahun itu.

    Klub Arema FC juga dikabarkan menjadi yang terdepan dalam menggaet Irfan. Sayangnya Direktur Utama Arema, Rudi Widodo, belum merespons komunikasi dari Tempo yang meminta konfirmasi.

    Adapun pelatih Arema, Aji Santoso, sempat mengaku tak ingin punya banyak pemain di skuadnya musim ini. Sebab, Aji enggan menumpuk lebih dari dua pemain di setiap posisi. "Artinya, hanya ada 20 pemain lapangan dan empat kiper yang sekarang sudah ada," kata Aji, seperti dikutip dari situs resmi Arema FC, Kamis, 5 Januari 2017.

    Setali tiga uang dengan Persib. Manajer klub Umuh Muchtar juga belum merespons konfirmasi ihwal nama Irfan di skuad Maung Bandung untuk musim 2017. Hanya, Persib memang sedang mencari satu lagi penyerang setelah pemain asing incaran mereka, Patrick Cruz, tak memberi kepastian.

    Walhasil Persib membuka peluang untuk menarik lagi Marcos Flores yang sempat terdepak. Persib pun mencari striker lain yang lebih tajam dan menjanjikan.

    "Saya prioritaskan pemain asli Indonesia. Striker asing itu pilihan kedua," kata Umuh, seperti dikutip dari situs resmi Persib Bandung, Kamis, 5 Januari 2017.

    INDRA WIJAYA


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Nomor Urut Partai Politik Peserta Pemilu 2019

    Ketua KPU Arief Budiman memimpin pengundian nomor urut untuk partai politik peserta Pemilu 2019 pada Sabtu 17 Februari 2018, Golkar dapat nomor 4.