Persib Lawan PS TNI, Bobotoh Siap Birukan Stadion Pakansari  

Jum'at, 21 April 2017 | 17:30 WIB
Persib Lawan PS TNI, Bobotoh Siap Birukan Stadion Pakansari  

TEMPO.CO, Bandung – Laga lanjutan Liga 1 yang mempertemukan PS TNI versus Persib Bandung di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu, 22 April 2017, diprediksi akan dipadati penonton. Bobotoh—pendukung Persib—sudah menyatakan tekadnya untuk membirukan tribun penonton.

Salah satu organisasi bobotoh, Viking Persib Club (VPC), hari ini, Jumat, 21 April 2017, memberangkatkan empat bus dari Kota Bandung menuju Cibinong, Kabupaten Bogor. “Bisa saja jumlahnya bertambah karena masih banyak juga yang mendaftar. Kalau digabungkan dengan (VPC) yang lain, jumlahnya pasti banyak,” kata koordinator bobotoh, Yana Umar, di Bandung, Jumat, 21 April 2017.

Baca Juga: PS TNI Vs Persib: Belum Pulih 100 Persen, Maitimo Siap Main

Selain menggunakan bus, kata Yana, bobotoh bakal datang ke Stadion Pakansari menggunakan kendaraan pribadi. “Rencananya perginya bareng-bareng lewat Puncak, Bogor, bersama komunitas suporter Persib lainnya di masing-masing daerah. Kita kumpul di Padalarang sekitar jam 08.00,” katanya.

Stadion Pakansari terbilang ramah bagi tim kebanggaan warga Jawa Barat itu. Bermain di kandang PS TNI serasa laga tandang rasa kandang bagi Toni Sucipto dan kawan-kawan. Stadion berkapasitas 30 ribu penonton itu bakal disulap menjadi warna biru oleh bobotoh.

Simak Juga: Febri dan Zola Absen, Persib Pasang Agung Mulyadi Hadapi PS TNI

Salah satu anggota panitia pelaksana pertandingan, Nandang Permana, mengatakan sebanyak 28 ribu tiket akan dijual untuk laga PS TNI menghadapi Persib. Panitia menetapkan harga yang bervariasi untuk setiap tiket. Harga tiket tribun Rp 70 ribu, sedangkan tiket VIP dan VVIP masing-masing dijual seharga Rp 125 ribu dan Rp 150 ribu. “Bobotoh diarahkan ke tribun utara dan selatan. Penutupan penjualan tiket besok (Sabtu, 22 April) pukul 14.00 WIB,” katanya.

AMINUDDIN A.S.




Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan