Umuh Muchtar Geram Dituduh Jadi Biang Anjloknya Prestasi Persib

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Striker baru Persib Bandung, Ezechiel N'Douassel (kanan) berfoto bersama manajer Persib Bandung Umuh Muchtar di Graha Persib, Bandung, Jawa Barat, 8 Agustus 2017. Ezechiel menempati posisi striker menggantikan Carlton Cole. ANTARA FOTO

    Striker baru Persib Bandung, Ezechiel N'Douassel (kanan) berfoto bersama manajer Persib Bandung Umuh Muchtar di Graha Persib, Bandung, Jawa Barat, 8 Agustus 2017. Ezechiel menempati posisi striker menggantikan Carlton Cole. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Bandung - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar geram karena merasa dituduh menjadi penyebab anjloknya pencapaian tim itu di ajang Liga 1. Ia pun menantang bobotoh untuk membuktikan hal tersebut.

    Performa Persib belakangan erus kedodoran dan kini hanya menempati peringkat 11 klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 37 poin saja. Pada 17 Oktober lalu, bobotoh menggelar aksi unjuk rasa di depan Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung. Mereka menuntut agar ada perbaikan di tingkat manajemen Persib agar prestasi Maung Bandung tidak terpuruk.

    Umuh merasa dirinya seolah dituduh menjadi dalang dibelakang prestasi anjlok yang kini ditorehkan Persib. Umuh pun mengaku siap membawa masalah ini untuk ditempuh ke jalur hukum.

    "Kalau saya dibeginikan (dituduh jadi biang kerok) maka lain cerita saya akan tuntut. Kenapa bilang tuntut? silahkan apa salah saya, buktikan nanti di pengadilan," ujar Umuh kepada wartawan di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Rabu, 18 Oktober 2017.

    Umuh mengatakan tidak ada sedikitpun niatnya untuk membuat prestasi Persib anjlok. Apalagi, kata dia, latar belakang dirinya yang juga sama-sama berangkat dari bobotoh hingga akhirnya bisa menapaki karier menjadi manajer Persib dan menjadi salah satu komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).

    "Kalau saya disuruh mundur (jadi manajer), saya mundur tidak ada masalah, tapi saya minta dibuktikan dulu saya salah apa ya. Tanyakan ke PT (PBB) yang jelas, pak Kuswara juga akan menjelaskan lagi jangan sepotong-sepotong kaya gini," kata Umuh Muchtar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.