Perkembangan PSMS Medan Bikin Djadjang Nurdjaman Senang

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Sriwijaya FC Hamka Hamzah (ketiga kiri) melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang PSMS Medan dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Presiden di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 17 Februari 2018. Sriwijaya FC berhasil menang dengan skor 4-0. ANTARA

    Pemain Sriwijaya FC Hamka Hamzah (ketiga kiri) melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang PSMS Medan dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Presiden di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 17 Februari 2018. Sriwijaya FC berhasil menang dengan skor 4-0. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Permainan tim PSMS Medan dinilai terus mengalami peningkatan dan makin siap untuk tampil dalam kompetisi Liga I 2018, yang dijadwalkan bergulir 10 Maret 2018.

    Pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman, mengatakan, secara tim, anak-anak asuhannya terus menunjukkan perkembangan yang cukup baik selama menjalani training camp (TC) di Yogyakarta.

    Hal itu ditunjukkan dengan berhasil ditahan imbangnya Barito Putra 2-2 dalam laga uji coba kedua tim yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul. Timnya bisa bangkit meski PSMS sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama.

    Menurut Djadjang, selama laga uji coba melawan Barito Putra, para pemainnya sebenarnya unggul dalam penguasaan bola, dan kerap merepotkan pertahanan lawan, tapi ia menyayangkan gol yang terjadi ke gawang PSMS lebih disebabkan kesalahan sendiri.

    "Tapi jujur secara tim kita bermain cukup bagus kali ini bahkan lebih bagus dari ketika laga uji coba melawan Semen Padang, kemarin, di Lubukpakam. Kami menang di penguasaan bola," kata pelatih yang biasa disapa Djanur tersebut.

    Meski mampu menahan imbang Barito Putra, ia menilai banyak hal yang menjadi evaluasi dan harus segera diperbaiki terutama kesalahan-kesalahan individu pemain PSMS.

    "Secara permainan bagus, kolektivitas cukup bagus. Tapi masih ada kesalahan-kesalahan individu yang seharusnya tidak boleh terjadi," kata mantan pelatih Persib itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.