Kamis, 18 Oktober 2018

Kenapa Real Madrid Tunjuk Julen Lopetegui Untuk Gantikan Zidane?

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Julen Lopetegui. (AP)

    Julen Lopetegui. (AP)

    TEMPO.CO, JakartaReal Madrid secara resmi telah mengumumkan nama Julen Lopetegui sebagai pelatih anyar mereka. Pria yang kini menangani Timnas Spanyol tersebut sebelumnya tak pernah disebut media-media Spanyol sebagai calon pengganti Zidane.

    Media Spanyol, Marca dan AS, menyebutkan bahwa Real Madrid hanya membutuhkan waktu sepekan untuk mendekati Lopetegui. Nama si pelatih disodorkan oleh Jose Angel Sanchez, Direktur Umum Real Madrid.

    Sanchez berpendapat bahwa Lopetegui merupakan kandidat yang paling cocok ketimbang calon lainnya seperti Antonio Conte atau pun Guti. Alasannya, Lopetegui mengenal karakter Real Madrid ketimbang para calon lainnya.

    Baca: Terungkap, Begini Cara Real Madrid Mendapatkan Julen Lopetegui

    Sebagai pemain, Lopetegui, pernah berseragam Los Blancos sebagai penjaga gawang. Dia juga sempat menangani tim Real Madrid Castilla pada 2008 hingga 2010.

    Sebagian besar pemain Real Madrid saat ini juga memiliki sejarah dengan pria berusia 51 tahun itu. Bukan hanya yang menghuni Timnas Spanyol, tetapi pemain seperti Casemiro juga pernah mencicipi racikan Lopetegui. Bahkan, pria yang pernah bermain untuk Barcelona itu merupakan sosok yang menyelamatkan karir Casemiro di Real Madrid.

    Lopetegui pernah meminjam Casemiro dari Real Madrid saat menangani FC Porto pada 2014. Saat itu, Casemiro hanya menjadi penghangat bangku cadangan di skuad asuhan Rafael Benitez.

    Baca: Ini 4 Tugas Pertama Pelatih Julen Lopetegui di Real Madrid

    Semusim bersama Lopetegui, permainan Casemiro berkembang pesat. Dia lantas ditarik kembali oleh Real Madrid yang ditangani Zinedine Zidane. Sejak saat itu, Casemiro pun menjadi bagian penting dari tiga gelar juara Liga Champions Real Madrid.

    Isco dan Nacho Fernandez juga merupakan dua pemain yang memiliki kenangan manis bersama Lopetegui. Isco merupakan bagian dari sukses Lopetegui kala menangani Timnas Spanyol U-19 dan U-23. Kala itu Tim Matador muda merajai Eropa pada 2012 dan 2013. Sementara Nacho Fernandez merupakan pemain yang diorbitkan si pelatih kala menangani tim Real Madrid Castilla.

    Pengalamannya mengorbitkan pemain muda menjadi alasan lain kenapa Real Madrid mengorbitkannya. Dengan para pemain senior seperti Cristiano Ronaldo, Sergio Ramos, Marcelo, sudah memasuki akhri karirnya, Lopetegui diharapkan bisa melakukan peremajaan skuad.

    Baca juga: Tinggalkan Real Madrid, Zidane Bantah Ingin Latih Timnas Prancis

    Alasan lainnya adalah karena rekam jejaknya selama menangani Timnas Spanyol. Lopetegui mampu membawa Timnas Spanyol tak terkalahkan dalam 20 laga sejak 2016 lalu. Skuad Matador juga mampu memenangkan 14 laga diantaranya.

    Di bawah asuhannya, Timnas Spanyol bermain atraktif dan tajam meskipun skuadnya saat ini disebut mengalami krisis penyerang. Dia dianggap sebagai pakar strategi yang tak kalah dari Zinedine Zidane dengan kemampuannya mengubah-ubah skema permainan dari 3-5-2, 4-2-3-1 hingga 4-3-3 dengan sama baiknya.

    Kemampuannya itulah yang diharapkan para petinggi Real Madrid bisa meneruskan langkah mereka sebagai juara Eropa selama tiga tahun terakhir. Julen Lopetegui juga diberi beban berat untuk juga sukses di kompetisi Eropa.

    AS|MARCA


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta Peluru Nyasar dari Pistol Glock 17 yang Menembus Gedung DPR

    Inilah fakta-fakta peluru nyasar, dari Glock 17, yang menembus jendela jendela gedung DPR di lantai 13 dan 16 Gedung DPR pada Senin, 15 Oktober 2018.