Selasa, 18 September 2018

Pengurus Persija Sambangi Warga di Sekitar Stadion Patriot

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manajer Persija, Gede Widiade. (twitter/@Persija_Jkt)

    Manajer Persija, Gede Widiade. (twitter/@Persija_Jkt)

    TEMPO.CO, Bekasi - Manajemen Persija Jakarta menyambangi warga yang bermukim di belakang Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi. Kunjungan ini menyusul bentrokan antara polisi dan suporter The Jakmania ketika Persija melakoni laga uji coba melawan Selangor FA pada Kamis malam, 9 September 2018 lalu. Dalam lagi ini, Persija dikalahkan Selangor 2-1.

    Baca: Lawan Borneo FC, Persija Tak Diperkuat Riko dan Rohit Chand

    Direktur Utama Persija, Gede Widiade, mengatakan kunjungan merupakan bentuk silaturahmi dengan masyarakat dan tanggung jawab manajemen atas peristiwa pada Kamis malam lalu. "Kami sudah memperbaiki segala kerusakan yang ditimbulkan," kata Gede, Ahad, 9 September 2018.

    Baca: Uji Coba Lawan Selangor FA, Persija Ditekuk 2-1

    Gede mengatakan pihaknya meminta kepada supoter Persija lebih dewasa lagi ketika datang ke stadion menyaksikan tim kesayangannya bertanding. Menurut dia, kericuhan yang ditimbulkan akan merugikan masyarakat, termasuk tim itu sendiri. "Saya harap kedepannya suporter bisa dengan baik menjaga fasilitas stadion dan tertib," ujarnya.

    Seorang warga yang dikunjungi, Triyoso, menyambut baik kedatangan manajemen Persija. Ia berharap, jika Persija kembali bertanding di Stadion Patriot tak ada lagi peristiwa serupa. "Saya yakin suporter sudah dewasa, tahun lalu tidak sampai ada kericuhan," kata dia.

    Laga Persija Jakarta melawan Selangor FA pada Kamis malam lalu diwarnai aksi kericuhan di luar stadion. Ratusan Tha Jakmania yang tak mempunyai tiket memaksa masuk ke dalam stadion. Walhasil, bentrokan dengan polisi tak dapat dihindarkan.

    Baca: Liga 1: Teco Tak Puas Lihat Performa Persija Jakarta

    Polisi menembakkan gas air mata. Sedangkan soppoter yang disebut-sebut dari kelompok rombongan jakmania liar (Rojali) melempari polisi menggunakan batu. Saling serang merembet ke permukiman warga. Bahkan, esoknya ratusan siswa di SDN 16 Kayuringin Jaya, dipulangkan. Sebab, sisa gas air mata masih terasa pada pagi harinya.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    TGB Muhammad Zainul Majdi dan Divestasi Tambang Emas Newmont

    KPK mengusut aliran dana ke rekening TGB Muhammad Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat. Dana itu diduga berkaitan dengan Newmont Nusa Tenggara.