Sriwijaya FC Optimistis Kembali ke Liga 1 pada 2020

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Sriwijaya FC, Muhamad Ridwan (kiri), berebut bola dengan pemain PSMS, Dhika Bayangkara (kanan), dalam pertandingan Go-Jek Liga 1 2018 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Sumatera Selatan, Kamis, 18 Oktober 2018. Berkat kemenangan ini, PSMS naik ke peringkat ke-17 klasemen dengan nilai 27. ANTARA/Nova Wahyudi

    Pesepak bola Sriwijaya FC, Muhamad Ridwan (kiri), berebut bola dengan pemain PSMS, Dhika Bayangkara (kanan), dalam pertandingan Go-Jek Liga 1 2018 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Sumatera Selatan, Kamis, 18 Oktober 2018. Berkat kemenangan ini, PSMS naik ke peringkat ke-17 klasemen dengan nilai 27. ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO. Palembang -Klub Sriwijaya FC terdegradasi dari Liga 1 setelah hanya menduduki posisi ke-16 pada akhir musim ini. Jajaran direksi Sriwijaya FC bertekad mereka hanya akan bermain satu musim di Liga 2 dan kembali ke Liga 1 pada 2020.

    Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandridi, Muddai Madang, menyatakan bahwa dirinya merupakan orang yang paling bertanggung jawab atas melorotnya prestasi Sriwijaya FC. Karena itu, selaku Dirut PT SOM sekaligus sebagai pemilik saham mayoritas perusahaan, Muddai bertekad segera mengembalikan skuad Wong Kito ke Liga 1. 

    "Kami optimis untuk mengembalikan Sriwijaya FC ke habitatnya di Liga 1," kata Muddai saat dijumpai di Palembang, Senin 10 Desember 2018.

    Prestasi Sriwijaya FC musim ini melorot lantaran konflik di internal mereka. Pada tengah musim, sejumlah pemain asing dan skuad utama mereka hengkang karena masalah pembayaran gaji yang telat. Pelatih Rahmad Darmawan yang menangani mereka di awal musim akhirnya juga mengundurkan diri pada tengah musim. 

    Muddai menyatakan pihaknya sudah berusaha maksimal menjaga marwah Sriwijaya FC untuk tetap berada di Liga 1. Namun, upaya tersebut tak cukup karena Teja Paku Alam cs akhirnya gagal keluar dari zona degradasi usai tumbang 1-2 dari Arema FC pada laga terakhir Ahad kemarin.

    "Jangan terlalu bersedih, kami akan sekuat tenaga mengembalikan Sriwijaya FC liga 1."

    Yuu Hyun Koo, kapten Sriwijaya FC,  memberikan apresiasi tinggi atas kinerja rekan-rekannya di lapangan. Menurutnya dalam laga di waktu normal itu, para pemain bekerja mati-matian untuk berusaha tenang namun tetap agresif menggiring bola ke arah gawang lawan. Usaha mereka tidak sia-sia sehingga sempat unggul 1-0 dibabak awal.

    Namun dia mengaku kecewa dengan keputusan wasit yang memberikan Arema FC hadiah penalti. Dia pun sangat kecewa karena Sriwijaya FC akhirnya harus terdegradasi. 

    "Kalau kalah normal (bukan dicurangi) tidak apa," katanya.

    Sriwijaya FC berada di posisi ke-16 klasemen Liga 1 dengan raihan 39 angka dari 34 laga. Mereka kalah 3 angka saja dari PS Tira yang berada di atasnya dan lolos dari degradasi. Pada partai terakhir, PS Tira berhasil menang 3-1 atas Borneo FC. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.