Persija Latihan di Rumput Sintetis Jelang Hadapi Home United

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain Persija Jakarta berada diatas bus saat berkonvoi merayakan keberhasilan Persija Jakarta menjuarai Liga 1 2018 di Thamrin, Jakarta, 15 Desember 2018.  TEMPO/Fajar Januarta

    Para pemain Persija Jakarta berada diatas bus saat berkonvoi merayakan keberhasilan Persija Jakarta menjuarai Liga 1 2018 di Thamrin, Jakarta, 15 Desember 2018. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Persija Jakarta menyiapkan lapangan Aldiron di Pancoran, Jakarta Selatan untuk tempat latihan menjelang menghadapi Home United, klub asal Singapura, dalam laga babak kualifikasi Liga Champion Asia 2019. Lapangan itu dipilih karena menggunakan rumput sintetis berstandar Internasional.

    "Pemain akan berkumpul pada 5 Januari, kemudian dua hari berikutnya langsung latihan," kata Direktur Utama, Gede Widiade pada Kamis, 27 Desember 2018.

    Laga melawan Home United rencananya digelar di Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura pada 2 Februari 2019 mendatang. Lapangan di sana menggunakan rumput sintentis. Menurut Gede, latihan di rumput sintesis di Indonesia bagian dari adaptasi pemain menjelang laga yang penuh gengsi tersebut.

    Pada babak semifinal pertemuan pertama zona ASEANPiala AFC musim 2018, Persija sempat bertemu dengan Home United. Dalam laga yang digelar di Stadion Jalan Besar, pada Mei lalu Ismed Sofyan dan kawan-kawan menyerah 3-2. Sedangkan pada pertemuan kedua di Jakarta, Persija kalah 1-3. "Ini merupakan latihan perdana kami, setelah libur usai laga Piala Indonesia melawan Bogor FC," ujar dia.

    Gede mengatakan, pemain yang berlatih di lapangan Aldiron, merupakan pemain yang diproyeksikan sebagai kerangka tim untum musim 2019. Gede tak menyebutkan detail sejumlah pemain Persija yang bakal dipertahankan atau pemain anyar untuk musim depan.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.