Mario Gomez Ancam Akan Menuntut, Apa Reaksi Persib Bandung?

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez. (persib.co.id)

    Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez. (persib.co.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen Persib Bandung enggan menanggapi ancaman tuntutan hukum yang disampaikan mantan pelatih Mario Gomez terkait pemutusan kontrak dengan klub berjuluk 'Maung Bandung' tersebut.

    "Kami belum mau berkomentar lebih dulu sebelum permasalahan yang disampaikan pihak Gomez (semuanya jelas)," ujar Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Kuswara S. Taryono, Jumat.

    Sebelumnya, Mario Gomez mengisyaratkan akan menuntut Persib Bandung. Sinyal itu ditunjukkan Gomez melalui unggahan video di akun Instagram-nya beberapa waktu lalu.

    "Halo untuk semua penggemar Persib. Terima kasih semua atas kebersamaannya di 2018 ini dan dukungan anda. Tampaknya manajemen tidak ingin melanjutkan kerja sama. Situasi ini ada di tangan pengacara saya. Terima kasih lagi," kata Gomez.

    Menanggapi hal itu, manajemen Persib belum mau bicara terlalu jauh terkait apa yang disampaikan Gomez. Sebab, Gomez dalam videonya tidak menjelaskan secara detail soal rencananya setelah menunjuk pengacara.

    Kuswara mengaku baru tahu Gomez menunjuk pengacara melalui video di Instagram. Ia pun tidak mempermasalahkannya. "Terkait apa yang disampaikan Gomez di video, itu merupakan hak Gomez, termasuk untuk menunjuk lawyer," kata Kuswara.

    Di luar permasalahan yang ada, Kuswara mengucapkan terima kasih kepada Gomez yang selama satu musim menangani Persib. Apalagi, Gomez bisa membawa Persib ke papan atas, tepatnya posisi keempat klasemen akhir Liga 1. "Kami menyampaikan terima kasih kepada Gomez atas kiprahnya selama Gomez menjadi pelatih di tim Persib," ujarnya.

    Sementara beberapa waktu lalu, Kuswara sudah mengatakan urusan dengan Mario Gomez sudah selesai. Segala hak dan kewajiban dari kedua pihak sudah dipenuhi setelah manajemen memutus kontraknya. "Intinya menyangkut semua hak dan kewajiban semua sudah selesai, tidak ada masalah," kata Kuswara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.