Madura United: Slamet Nurcahyo Masih Pemilik Nomor 10

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Persebaya, Slamet Nurcahyo berebut bola dengan pemain Martapura FC, Gideon Marshaell pada pertandingan Piala Presiden 2015 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat. 2 September 2015. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Pesepakbola Persebaya, Slamet Nurcahyo berebut bola dengan pemain Martapura FC, Gideon Marshaell pada pertandingan Piala Presiden 2015 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat. 2 September 2015. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Klub Madura United FC, Achsanul Qosasi, mengumumkan kalau nomor punggung keramat, yaitu 10, di klubnya masih akan dipakai Slamet Nurcahyo.

    Dalam keterangannya dari rilis pada Minggu 30 Desember 2018, Achsanul Qosasi mengungkapkan kalau proses negosiasi perpanjangan kontrak dengan Slamet Nurcahyo alias SNC10 sudah selesai. Mantan pemain Persebaya, PSS, Persiba, dan Persibo itu resmi melanjutkan kerja sama.

    "Nomor punggung 10 tetap dipakai Slamet Nurcahyo. Manajer sudah melaporkan kalau proses teken kontrak yang bersangkutan sudah selesai ditandangani untuk musim 2019," kata Achsanul Qosasi.

    Buat Madura United nomor punggung 10 selalu istimewa. Karena itu siapa yang memakai nomor punggung 10, diputuskan langsung presiden klub. Untuk musim depan nomor tersebut di Madura United untuk Liga 1 2019 masih dipakai pemain asli Indonesia, Slamet Nurcahyo.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.