Liverpool: Dengan YNWA , Segalanya Bisa Terjadi di Anfield

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kenny Dalglish bersama keluarga dan teman-temannya duduk di sudut Kenny Dalglish Stand di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, 13 Oktober 2017. liverpoolfc.com

    Kenny Dalglish bersama keluarga dan teman-temannya duduk di sudut Kenny Dalglish Stand di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, 13 Oktober 2017. liverpoolfc.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Rekor kehadiran penonton di Anfield adalah saat Liverpool menjamu Wolverhampton Wanderers pada pertandingan Liga Inggris 2 Februari 1952, yaitu 61.905 orang. Tapi, kehadian Lionel Messi dan kawan-kawan dari Barcelona dinihari nanti, Rabu 8 Mei 2019, kemungkinan bakal mencetak rekor baru di stadion berkapasitas 54.074 ini sekarang.

    Pasalnya, Liverpool menghadapi dua pertandingan terakhir musim ini yang kebetulan berlangsung di stadion kandang kebanggaan mereka ini, dalam tajuk hidup atau mati.

    Kiasan itu tak berlebihan mengingat Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, menegaskan dengan atau tanpa Mohamed Salah mereka siap berjuang membalikkan keadaan melawan Barcelona. Pada semifinal pertama Liga Champions di kandang klub Catalan itu, Camp Nou, Liverpool kalah 0-3.

    Dengan demikian di Anfield dinihari nanti diperkirakan suporter The Reds bakal membanjiri stadion untuk mendukung tekad pasukan Jurgen Klopp mengejar defisi tiga gol melawan Barca dan kemudian menciptakan sebuah keaiban, yaitu lolos ke final Liga Champions lagi seperti musim lalu.

    Sedangkan pada 12 Mei 2019 mendatang, Liverpool juga harus mengalahkan Wolverhampton Wanderers di Liga Primer Inggris. Sebab, hanya kemenangan yang paling aman buat Liverpool tetap memelihara harapannya menjuarai Liga Primer. Tak ada jalan lain, kemenangan jauh lebih terhomat buat Reds sekalipun Manchester City akan memastikan mempertahankan gelarnya jika mengalahkan Brighton & Hove Albion.

    Anfield adalah nama stadion klub berjuluk The Reds ini Anfield, Liverpool, Merseyside, Inggris, dan sudah didirikan sejak 1884.

    Empat tempat kategori menonton di Anfield yaitu Spion Kop, Main Stand, Sir Keny Dalglish Stand, dan The Anfield Road, diperkiakan akan dibanjiri penonton lebih banyak dibandingkan ketika Liverpool memusuk pasukan Pep Guardiola dari Manchester City pada perempat final musim lalu.

    Lagu “You’ll Never Walk Alone” yang aransemen musiknya diciptakan komposer Richard Rodgers dan lirik syairnya ditulis Oscar Hammerstein II pada 1945 sudah bertahun-tahun menjadi lagu “kebangsaan” suporter Liverpool di Anfield dan di belahan dunia lainnya, termasuk ketika Reds tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta,  Juli 2013.  

    Suporter Liverpool memang salah satu yang terbesar di dunia. Manajer Liverpool ketika tampil di GBK 2013, Brendan Rodgers, sampai mengatakan mereka serasa bermain di Anfield ketika para pecinta The Reds memenuhi stadion dan beramai-ramai menyakikan lagu “kebangsaan” mereka itu.

    Di jejaring sosial saat ini, juga berseliweran kata-kata YNWA, singkatan dengan lagu yang sudah menjadi ikon Liverpool. Manajer Jurgen Klopp pernah mengatakan ia merinding setiap kali mendengar lagu itu diperdengarkan para suporternya.

    Dengan iringan paduan suara YNWA di Anfield dinihari nanti, para pemain Liverpool bisa bermain kesetanan sepanjang laga 90 menit plus injury time –tambahan waktu beberapa menit setelah laga normal 2 babak- untuk menjegal sang raksasa: Lionel Messi cs dari Barcelona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?