Punya Rekor Bagus di Kandang Bali United, Persebaya Ogah Jemawa

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Djadjang Nurdjaman memimpin latihan Persebaya Surabaya. Antara

    Pelatih Djadjang Nurdjaman memimpin latihan Persebaya Surabaya. Antara

    TEMPO.CO, Surabaya - Persebaya Surabaya memiliki rekor bagus saat bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, kandang Bali United, yang berlokasi di Gianyar, Bali. Musim lalu, anak asuhan Djadjang Nurdjaman ini mampu menekuk Bali United dan Persib Bandung masing-masing dengan skor 5-2 dan 4-1.

    Kendati demikian, Djanur, sapaan Djadjang Nurdjaman, tak mau jemawa. "(Rekor) itu tidak jaminan akan terulang," kata Djanur setelah memimpin latihan anak asuhannya di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Senin sore, 13 Mei 2019.

    Dia menilai Bali United musim ini di bawah pelatih Stefano Cugurra Teco jauh lebih baik. Bahkan Djanur menyebut Bali United adalah Los Galacticos alias tim yang bertabur bintang. "Materi pemainnya luar biasa. Kami harus bekerja keras," katanya.

    Djanur dipastikan tidak bisa memainkan sejumlah pemain intinya saat melawan Bali United lantaran cedera atau masalah administrasi. Persebaya terancam hanya diperkuat satu pemain asingnya, yakni gelandang Damian Lizio.

    Absennya sejumlah pemain inti tentu merugikan Persebaya. Namun, dicabutnya hukuman larangan bermain tanpa penonton yang sebelumnya dikenakan Bali United, membuat Djanur senang. Sebab, Bonek, suporter Persebaya, bisa hadir memberikan dukungan.

    "Mudah-mudahan (dukungan) itu bisa membantu mendongkrak spirit pemain kami di lapangan," kata pelatih yang pernah membawa Persib Bandung juara Indonesia Super League (ISL) 2014 tersebut.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.