Berani Ambil Risiko Jadi Sponsor Liga 1, Ini Alasan Shopee

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Liga 1 2019. (pssi.org)

    Logo Liga 1 2019. (pssi.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sponsor utama kompetisi Liga 1 musim 2019 yaitu PT Shopee International Indonesia menegaskan bahwa salah satu alasan mendukung kompetisi tertinggi di Tanah Air itu adalah demi sepak bola lebih baik.

    "Kami yakin hal baik itu bisa tercapai sehingga terwujud sepak bola sebagai olahraga pemersatu bangsa," kata Country Brand Manager Shopee, Rezki Yanuar di sela launching kompetisi Liga 1 musim 2019 di Jakarta, Senin, 13 Mei 2019.

    Kompetisi di Indonesia saat ini memang menjadi sorotan terutama adanya dugaan pengaturan skor. Bahkan beberapa petinggi PSSI sudah ditetapkan sebagai tersangka termasuk wakil ketua umum Joko Driyono.

    Atas kondisi tersebut, menurut Rezki, pihaknya terpanggil untuk terjun langsung membantu dalam hal perbaikan sepak bola nasional yang saat ini ditunggu kebangkitannya.

    Pihaknya juga mengaku sadar jika terlibat dalam persepakbolaan nasional bukan tanpa risiko. Namun, apa dilakukan merupakan langkah-langkah konkret agar prestasi Indonesia di lapangan hijau semakin terang di masa depan.

    "Kami maju, karena kalau tidak mencoba tidak akan ada perbaikan," kata Rezki menambahkan.

    Sepanjang 2018, situasi sepak bola Indonesia tidak cukup baik. Beberapa kasus yang menjadi sorotan publik yaitu dugaan pengaturan skor oleh petinggi sepak bola Tanah Air, hingga bentrok antar suporter yang memakan korban tewas.

    Di samping itu, pihak penyelenggara Liga 1, PT Liga Indonesia Baru juga sempat kesulitan untuk mencari sponsor ditengarai oleh dugaan kasus tersebut, serta memiliki tunggakan subsidi kepada klub pada dua musim pertandingan lalu.

    Laga pembuka Liga 1 2019 akan mempertemukan juara Piala Presiden Arema FC melawan tuan rumah PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogjakarta, Rabu, 15 Mei 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.