Persib Hadapi Barito Putra, Robert Tak Bawa Artur Gevorkyan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persib Bandung, Artur Gevorkyan. (persib.co.id)

    Pemain Persib Bandung, Artur Gevorkyan. (persib.co.id)

    TEMPO.CO, Bandung - Pelatih kepala Persib Bandung, Robert Rene Alberts memutuskan untuk tak membawa Artur Gevorkyan saat klubnya bertandang ke markas Barito Putra dalam laga lanjutan Liga 1 di stadion Demang Lehman, Banjarbaru, Ahad, 4 Juli 2019.

    Artur tidak dibawa lantaran penyerang asal Turkmenistan itu dinilai kurang berkontribusi untuk tim. Robert pun meminta Artur untuk bisa menunjukkankualitasnya saat dimainkan.

    "Artur tidak bersama kami, Artur harus banyak berkontribusi lagi pada tim ini, jadi sekarang tidak ikut beserta kami (ke Barito)," ucap Robert di wisma Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Jumat, 2 Agustus 2019.

    Robert menilai Artur tak banyak berkontribusi bagi Maung Bandung--julukan Persib. Dari sebelas laga, Artur baru mencetak tiga gol. Sebetulnya, jumlah gol itu tidak bisa dianggap sedikit. Sebab, dibandingkan pemain Persib lainnya, Artur masih unggul dalam perolehan gol.

    Menurut Robert, kemampuan Artur Gevorkyan dianggap kalah dibandingkan dengan pemain lokal yang lain. Seharusnya, menurut Robert, kemampuan pemain asing harus bisa lebih dari kemampuan pemain lokal dalam mengolah si kulit bundar.

    Pada laga di kandang Barito Putra nanti, Robert juga tak membawa gelandang muda Gian Zola. Dalam daftar 20 pemain yang diboyong ke Barito, tak ada namanya.

    Zola tak bisa ikut lantaran tengah menjalani tes di Kepolisian. Pemain berusia 20 tahun itu mencoba mendaftar untuk menjadi polisi.

    "Zola tidak bisa ikut, dan Zola tidak bisa bergabung cukup lama karena ada tes kepolisian dan dia akan mengikuti tes itu selama 10 hari dan tidak bermain bersama tim," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.