Persija Kalah, Begini Julio Banuelos Tanggapi Desakan Mundur

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Pelatih anyar Persija Jakarta, Julio Banuelos Saez. (persija.id)

    Pelatih anyar Persija Jakarta, Julio Banuelos Saez. (persija.id)

    TEMPO.CO, Bekasi - Persija Jakarta dikalahkan Perseru Badak Lampung FC dengan skor 0-1 dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-17 di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu, 1 September 2019. Hasil ini membuat Macan Kemayoran masuk ke zona degradasi (posisi 17) dengan poin 14 dari 14 laga.

    Pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos mengatakan, skuadnya belum beruntung di laga tersebut. Padahal, anak asuhnya mampu menguasai jalannya pertandingan sepanjang 90 menit. Sayangnya sebiji gol oleh Marquinhos Carioca di menit ke-12 tak dapat dibalas atau membalikkan keadaan.

    "Kami memiliki banyak peluang, tiga kali mengenai mistar gawang," kata Julio dalam jumpa pers usai laga.

    Julio tak menampik derasnya desak mundur dari fans Persija. Tapi, terpenting sebagai pelatih, dia berupaya membawa Persija keluar dari situasi yang sulit ini. "Tak ada kata lain selain kerja, kerja dan kerja, fokus memperbaiki kesalahan yang terjadi," ujar mantan asisten Luis Milla di Timnas Indonesia ini.

    Julio mengatakan, Persija belum bisa tampil dengan kekuatan penuh, karena banyak pemain tak bisa tampil karena dipanggil timnas, cedera, hingga akumulasi kartu kuning. Pemain-pemain ini antara lain, Andritany, Riko Simanjuntak, Rohit Cand, Ramdani Lestaluhu, dan Ryuji Utomo.

    "Kita harus tetap kerja keras supaya bisa lebih baik di pertandingan berikutnya," ujar pelatih asal Spanyol ini.

    Hasil ini membuat posisi Persija semakin tenggelam di papan bawah. Dari 14 kali laga, klub ibu kota ini baru mengumpulkan 14 poin dan berada di peringkat 17 atau zona degradasi. Sedangkan, kemenangan yang diraih Badak Lampung FC membuat klub ini keluar dari zona degradasi menggantikan posisi Persija di peringkat 15.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?