Persija Vs Bali United, Lilipaly Bicara Langkah Kunci untuk Juara

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Bali United Stefano Lilipaly (kiri) berebut bola dengan pemain Persija Ismed Sofyan dalam pertandingan babak penyisihan Grup D Piala Presiden 2018 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 29 Januari 2018. Bali United menang atas Persija dengan skor 3-2. ANTARA/Nyoman Budhiana

    Pemain Bali United Stefano Lilipaly (kiri) berebut bola dengan pemain Persija Ismed Sofyan dalam pertandingan babak penyisihan Grup D Piala Presiden 2018 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 29 Januari 2018. Bali United menang atas Persija dengan skor 3-2. ANTARA/Nyoman Budhiana

    TEMPO.CO, Jakarta - Duel Persija Jakarta vs Bali United akan jadi duel menarik, yakni antara calon juara dan juara bertahan yang tengah terpuruk. Keduanya akan bertemu dalam rangkaian laga pekan ke-19 Shopee Liga 1 Indonesia di Stadion Patriot, Kamis, 19 September 2019, mulai 15.30 WIB.

    Penyerang sayap Bali United, Stefano Lilipaly,
    menilai Macan Kemayoran tetap tim berkualitas kendati secara peringkat berada di dekat zona degradasi.

    "Ya, memang mereka (Persija) berada di jalur yang tidak begitu bagus. Tapi mereka baru saja menang atas PSIS setelah beberapa pertandingan tidak bisa meraih kemenangan. Saya rasa kami tidak boleh melihat Persija sebagai tim yang saat ini berada di peringkat 15. Kami harus tetap melihat Persija sebagai tim dengan pemain-pemain berkualitas," ujar Lilipaly seperti dikutip laman Bali United.

    Selain menganggap Persija sebagai tim berkualitas, Lilipaly juga menyebut bila Persija merupakan salah satu tim yang didukung suporter yang fanatik di Indonesia. Ia pun mengajak rekan-rekannya untuk mempersiapkan diri menghadapi tekanan dari suporter Persija pada laga nanti.

    "Saya memang pernah bermain di Persija namun tidak begitu lama. Yang saya tahu Persija adalah tim dengan suporter yang luar biasa. Tapi saya pikir setiap tim di Indonesia rata-rata memiliki suporter yang sangat fanatik. Saat pertandingan besok kami harus siap dengan tekanan dari suporter mereka," kata Lilipaly.

    Pemain naturalisasi asal Belanda itu melanjutkan, "Tapi saya rasa dukungan besar dari suporter juga bisa menjadi beban untuk mereka. Ketika suporter ingin mereka menang dan tidak boleh kalah, maka itu juga menjadi suatu tekanan kepada mereka," kata dia.

    Lilipaly juga menegaskan dirinya dan rekan-rekannya datang ke Bekasi dengan tekad kuat meraih hasil terbaik. Poin di laga tandang seperti saat melawan Persija Jakarta ini akan sangat positif dan membantu bagi timnya yang tengah berusaha menjadi juara.

    "Kami ingin menang atau setidaknya kami bisa mendapatkan satu poin. Saya pikir selama kami tidak kalah saat tandang dan mampu memenangkan seluruh pertandingan di kandang, maka itu menjadi hal yang sangat baik untuk kami," kata Lilipaly.

    Kedua tim saat ini terpaut cukup jauh dalam klasemen. Bali United berada di puncak dengan nilai 41 dari 17 laga, sedangkan Persija yang merupakan juara bertahan hanya menempati posisi ke-15 dengan nilai 17 dari 16 laga.

    BALIUTD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?