Melihat Kemeriahan Ulang Tahun Persija Jakarta ke-91 di GBK

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengibaran 11 bendera bertuliskan tahun-tahun Persija Jakarta menjadi juara Liga Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis, 28 November 2019. TEMPO/Irsyan

    Pengibaran 11 bendera bertuliskan tahun-tahun Persija Jakarta menjadi juara Liga Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis, 28 November 2019. TEMPO/Irsyan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertandingan Persija Jakarta melawan Persipura Jayapura pada pekan ke-29 Liga 1 Indonesia 2019 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Kamis malam, 28 November 2019, masih menyisakan beberapa menit tambahan. Namun The Jakmania tak sabar lagi untuk merayakan kemenangan 1-0 yang diraih Riko Simanjuntak dan rekan-rekannya.

    Masih sekitar satu menit lagi waktu injury time, tiba-tiba sebuah flare suar berwarna menyala dari tribun sisi utara. Panitia pelaksana pun langsung bereaksi. "Tolong The Jak, jangan menyalakan kembang api maupun suar," suara dari panitia memberikan peringatan.

    Hingga akhirnya tiba saat yang ditunggu yaitu peluit panjang dari wasit Iwan Sukoco, tribun stadion GBK seperti dipenuhi kunang-kunang. Puluhan ribu pendukung Macan Kemayoran serempak menyalakan lampu senter telepon selulernya.

    Tak lama berselang, Stadion GBK berubah warna menjadi kemerahan. Ratusan flare suar berwarna merah dan jingga menyala hampir di seluruh sisi stadion yang dipadati sekitar 59 ribu penonton. Letusan kembang api menambah semarak perayaan kemenangan Persija.

    Laga menjamu Persipura Kamis malam ini sangat spesial bagi Persija Jakarta karena bertepatan dengan hari ulang tahun ke-91. Raihan poin penuh di hadapan pendukungnya menjadi kado ulang tahun.

    Di lapangan, pemain Persipura, Boaz Sollosa dan kawan-kawannya menyalami dan memberikan selamat kepada para penggawa Persija. Setelah itu, penyerang Persija, Marko Simic, dan rekan-rekannya melakukan selebrasi. Mereka membentuk formasi belingkar di tengah lapangan.

    Sebelas orang pembawa bendera berwarna jingga pun ikut bergabung ke dalam barisan para pemain Persija tersebut. Bendera berukuran 3x2 meter bergambar piala dengan tulisan tahun juara dari Persija. Kesebelas liwa itu bertuliskan
    angka 1931, 1933, 1934, 1938,1954, 1964, 1973, 1975, 1979, 2001, dan 2018.

    Dari pengeras suara terdengar panitia memanggil nama penyanyi Rian Ekky Pradipta. Seluruh stadion serentak bertepuk tangan menyambut vokalis band D'Masiv yang memasuki lapangan. "Kita sambut Rian Ekky Pradipta untuk mempersembahkan sebuah lagu," panitia mempersilakan Rian D'Masiv ikut merayakan ulang tahun Macan Kemayoran.

    Meski jarak pandang menjadi terbatas karena asap sisa flare suar dan kembang api, suasana khidmat tetap terasa ketika Rian D'Masiv mulai menyanyikan bait pertama lagu berjudul Persija Menyatukan Kita Semua. Bau menyengat sisa pembakaran sulfur tidak menurunkan semangat puluhan ribu Jakmania ikut berdendang bersama.

    "Kau yang tak pernah kulupakan... Meski jarak waktu memisahkan... Kudoakan selalu... Kunantikan slalu... Kau yang tak pernah kulupakan... Kau tak berjuang sendirian... Persija menyatukan kita semua... Hapus segala perbedaan... Selamanya Persija semua bersaudara... Persija menyatukan kita semua..."

    Usai latunan lagu dengan iringan gitar akustik itu berakhir, Andritany Andriansyah bersama kawan-kawan mulai bergerak dari tengah lapangan untuk menyapa penonton yang berada di tribun utara. Penonton kemudian menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun yang dipopulerkan oleh Band Jamrud.

    "Hari ini, hari yang kau tunggu
    Bertambah satu tahun, usiamu,
    Bahagialah slalu

    Yang kuberi, bukan jam dan cincin
    Bukan seikat bunga, atau puisi,
    Juga kalung hati

    Maaf, bukannya pelit,
    Atau nggak mau bermodal dikit
    Yang ingin aku, beri padamu
    Do'a s'tulus hati ..."

    Para penggawa Persija lalu bergerak ke seluruh sisi tribun menyapa penonton sebelum kembali ke ruang ganti.

    Dengan kemenangan ini, Persija menghuni peringkat ke-11 klasemen Liga 1 Indonesia 2019 dengan koleksi 38 poin. Selanjutnya, Persija akan dijamu Bhayangkara FC pada 4 Desember.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?