Hasil Liga 1: Perseru Badak Lampung vs Bhayangkara FC, Skor 2-3

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Bhayangkara FC melakukan selebrasi usai mencetak gol ketiga ke gawang Persija Jakarta dalam pertandingan lanjutan Liga 1 2019 di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu, 4 Desember 2019. Pada pertandingan tersebut Bhayangkara FC berhasil menang dengan skor 3-0 atas tamunya Persija Jakarta. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Pemain Bhayangkara FC melakukan selebrasi usai mencetak gol ketiga ke gawang Persija Jakarta dalam pertandingan lanjutan Liga 1 2019 di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu, 4 Desember 2019. Pada pertandingan tersebut Bhayangkara FC berhasil menang dengan skor 3-0 atas tamunya Persija Jakarta. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Perseru Badak Lampung menelan kekalahan di kandang sendiri saat menjamu Bhayangkara FC pada pekan ke-32 Liga 1 2019 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis, 12 Desember 2012. Sempat dua kali unggul lebih dulu, Badak Lampung kalah 2-3.

    Tim tuan rumah mencetak gol melalui Arthur Barrios Bonai pada menit ke-8. Bhayangkara membalas lewat gol Adam Styano pada menit ke-25. Skor imbang 1-1 bertahan hingga istirahat turun minum.

    Di babak kedua, Badak Lampung kembali mencetak gol lebih dulu lewat Akbar Tanjung pada menit ke-60. Namun, lagi-lagi keunggulan mereka kembali berhasil dibalas. Hanya selang tiga menit kemudian, Alsan Sanda membuat gol yang membuat kedudukan kembali imbang.

    Gol penentu kemenangan Bhayangkara FC diciptakan oleh Bruno Oliveira de Matos. Gol ketiga tim tamu pada menit ke-82 menjadi malapetaka bagi Badak Lampung.

    Kekalahan di kandang yang diraih Badak Lampung membuat tim ini tetap berada di zona degradasi, peringkat 16 Liga 1 dengan 33 poin. Sementara itu, Bhayangkara naik ke peringkat kelima dengan koleksi 47 poin.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?