Pertandingan Dihentikan, Persib Dinyatakan Menang Lawan Hanoi

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain baru Persib Bandung, Beni Oktovianto. (persib.co.id)

    Pemain baru Persib Bandung, Beni Oktovianto. (persib.co.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Persib berhasil memenangi laga kedua kontra Hanoi FC dengan skor 2-0 pada turnamen pramusim Asia Challenge 2020 di Stadion Shah Alam Malaysia, Minggu 19 Januari 2020. Persib diputuskan menang oleh wasit setelah pertandingan tidak bisa dilanjutkan saat memasuki babak kedua karena lapangan tergenang akibat hujan deras. Dua gol Persib  diciptakan Puja Abdillah pada menit 19 dan Beni Oktovianto (39).

    Dominasi Persib telah terlihat dari awal babak pertama. Turun dengan kekuatan berbeda dari laga sebelumnya, Maung Bandung asuhan Robert Alberts langsung tancap gas.

    Kali ini Robert memercayakan barisan penyerangan kepada Wander Luiz yang disokong Puja Abdillah, Beni Oktovianto dan Abdul Aziz. Kreasi lini serang Persib mampu merepotkan pertahanan Hanoi FC.

    Babak pertama pun PERSIB langsung unggul 2-0 lewat gol yang diciptakan Puja dan Beni. Dua gol babak pertama tersebut lahir dari skema permainan terbuka.

    Babak pertama pun berjalan seru. Kedua tim saling menampilkan permainan menyerang dan menciptakan beberapa peluang emas.

    Memasuki paruh kedua, pertandingan sempat mengalami penundaan. Hujan disertai petir dan angin kencang membuat wasit Abdul Rahman Wahab asal Malaysia terpaksa mengurungkan niatnya untuk meniup peluit tanda babak kedua dimulai. Laga pun tertunda nyaris satu jam lebih.

    Akibat hujan deras, lapangan permainan menjadi licin dan tergenang. Gulirnya bola pun sempat diuji wasit dan tetap sulit untuk dikendalikan.

    Setelah melalukan perundingan dengan kedua kesebelasan, akhirnya wasit memutuskan untuk mengakhiri pertandingan hingga babak pertama dengan keunggulan Persib 2-0.

    PERSIB.CO.ID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.