Liga 1 2020: PSIS Semarang Perkenalkan Tim Pelatih dan Ofisial

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain PSIS Semarang saat merayakan gol. (liga-indonesia.id)

    Para pemain PSIS Semarang saat merayakan gol. (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, Semarang - PSIS Semarang memperkenalkan tim pelatih dan ofisial untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2020. Terdapat muka baru dalam susunan tim yang diperkenalkan di mes pemain PSIS, Jalan Semeru Dalam, Kota Semarang, tersebut.
     
    Tim pelatih dan ofisial PSIS akan diisi Imanuel Anton Nikijuluw sebagai manajer, Dragan Djukanovic pelatih kepala, Zarko Curic asisten pelatih, Imran Nuhamarury asisten pelatih, Emilio Izaze pelatih fisik, I Komang Putra pelatih kiper, Wisnu Adi Yoga asisten manajer, Alfan Ashar dokter tim, dan Sigit Pramudya fisioterapi.
     
    Mereka akan mendampingi skuad PSIS ketika bertanding maupun berlatih. "Menghadapi musim ini kita akan berlatih dua kali sehari, pagi dan sore," kata Dragan kepada wartawan, Rabu, 29 Januari 2020.
     
    Dia menyebut akan menggelar dua kali uji coba sebelum kompetisi musim ini bergulir. Hari ini, Rabu, 29 Januari 2020, para pemain PSIS akan berkumpul setelah libur kompetisi. "30 Januari kita mulai latihan," ucap dia.
     
    Sama seperti musim lalu, manajemen PSIS kembali mematok target delapan besar di akhir kompetisi tahun ini. Dragan mengaku siap karena telah mengenal kekuatan dan kelemahan tim. Sebelum menjadi pelatih, dia telah bergabung PSIS di penghujung musim lalu sebagai direktur teknik.
     
    General Manager PSIS Semarang, Wahyoe Winarto, mengatakan  akan meningkatkan kedisiplinan pemain maupun ofisial PSIS. Pada latihan perdana nanti, manajemen juga akan memberikan sanksi kepada pemain yang terlambat bergabung.
     
    JAMAL A. NASHR

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.