Lazio Vs Inter Milan, Simone Inzaghi: Bola Tak Hanya soal Uang

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Lazio, Simone Inzaghi mengangkat piala Coppa Italia usai mengalahkan Atalanta 2-0 dalam pertandingan final Coppa Italia di Stadio Olimpico, Roma, 16 Mei 2019. REUTERS/Alberto Lingria

    Pelatih Lazio, Simone Inzaghi mengangkat piala Coppa Italia usai mengalahkan Atalanta 2-0 dalam pertandingan final Coppa Italia di Stadio Olimpico, Roma, 16 Mei 2019. REUTERS/Alberto Lingria

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai pelatih, Simone Inzaghi merasa aneh akhirnya bisa membawa Lazio pada perebutan gelar juara Seri A Liga Italia musim 2019-2020 ini. “Tapi, menyenangkan dalam posisi sekarang dan kami sangat pantas mendapatkannya,” kata mantan penyerang Lazio berusia 43 tahun itu dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan Inter Milan di Stadio Olimpico, Roma, dinihari nanti, Senin 17 Februari 2020.

    Lazio akan menjamu Inter dalam persaingan untuk scudetto, alias perebutan gelar juara Seri A Liga Italia. “Rasanya aneh, tapi senang mendengar pembicaraan tentang sebuah laga pacuan scudetto,” kata Inzaghi.

    “Klasemen mengatakan kepada kami apa ini. Kami akan bermain dengan kepala tegak melawan sebuah tim yang sangat kuat dan penuh determinasi. Kami sudah bersiap dengan baik,” Inzaghi melanjutkan.   

    “Ini sebuah pertandingan penting, tapi bukan satu-satunya yang menentukan, karena masih ada 14 pertandingan lagi seperti ini. Menang akan memberikan kami tambahan besar kepercayaan diri. Adalah penting untuk memotong suplai bola kepada penyerang mereka, Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez,” Inzaghi menegaskan.

    Pelatih Inter, Antonio Conte, dalam konferensi persnya mengatakan bahwa Inter dan Lazio adalah dua tim yang tidak diunggulkan, tapi ternyata mampu memepet juara bertahan Juventus dalam perebutan gelar juara Seri A Liga Italia musim ini. Juve bersanding dengan Inter di puncak klasemen dan Lazio hanya berjarak satu poin di belakang keduanya.

     “Lazio tahu sepenuhnya di mana mereka memulai dan kami sangat pantas mendapatkan posisi seperti sekarang. Kami banyak bertanding dengan penampilan yang sempurna,” kata Inzaghi ketika diminta menanggapi pernyataan Antonio Conte itu.

    “Juventus berada di depan semuanya bertahun-tahun dengan rencana, investasi, dan gagasan. Mereka pertama mengkreasi stadion sendiri. Mereka pantas meraih suksesnya selama ini. Tapi, tahun ini, mereka mendapati Inter dan Lazio siap membuat mereka kesulitan,” jelas Simone Inzhagi.

    “Di atas kertas, Juventus, Inter, Roma, dan Milan seharusnya berada di depan Lazio, sebagaimana meeka sudah mendapatkan pemasukan besar selama ini. Tapi, sepak bola tidak hanya soal itu,” tegas adik kandung dari pemain legendaris AC Milan, Filippo Inzaghi ini.

    Sebagai manajer, Simone Inzaghi sebelumnya membawa Lazio menjuarai Coppa Italia 2018-2019 dan Supercoppa Italia 2017, 2019. Adapun sebagai pemain, ia membawa Lazio memenangi Seri A 1999-2000.

    FOOTBALL ITALIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.