Pemain Persebaya Kembali Diliburkan, Ini Pesan Aji Santoso

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persebaya Surabaya. (Instagram/@officialpersebaya)

    Persebaya Surabaya. (Instagram/@officialpersebaya)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain Persebaya Surabaya kembali diliburkan selama sepekan ke depan. Keputusan itu diambil untuk memberi ketenangan kepada seluruh anggota tim Bajul Ijo sembari melihat perkembangan dan update status kompetisi dari PSSI dan PT LIga Indonesia Baru (LIB).

    Dalam dua hari terakhir, Makan Konate dan rekan-rekannya tetap berlatih seperti biasa meski kompetisi dihentikan sementara. Sabtu pagi ini, skuad Persebaya juga berlatih di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Latihan berlangsung tertutup sebagai bentuk antisipasi penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19.

    Beberapa daerah di Jawa Timur, termasuk Surabaya, saat ini sudah masuk zona merah pandemi virus corona. Kondisi ini menjadi pertimbangan Persebaya akhirnya memutuskan untuk kembali meliburkan pemainnya.

    "Setelah berdiskusi dengan manajer (Candra Wahyudi), sambil menunggu info lebih lanjut, kami liburkan tim seminggu ke depan," kata pelatih Persebaya, Aji Santoso, seperti dikuti dari situs klub, Sabtu, 21 Maret 2020.

    Terkait dengan kesiapan timnya menghadapi kompetisi Liga 1, menurut Aji, sebenarnya skuadnya sudah siap menjalani pertandingan berikutnya.

    “Setelah dua laga awal, anak-anak sebenarnya sudah siap untuk melakoni pertandingan ketiga. Tetapi, kami belum tahu kapan kan masih belum jelas,” lata Aji.

    Meski libur latihan bersama, para pemain tetap diinstruksikan untuk melakukan latihan di rumah. Para pemain Green Force juga diwanti-wanti agar tidak melakukan kegiatan yang tidak penting di luar rumah.

    "Pemain kami kasih materi individual training yang bisa dilakukan saat berlatih di rumah. Kemudian apakah nanti tim tetap diliburkan atau bagaimana, kami akan melihat perkembangan lebih lanjut," ujarnya.

    Ia menambahkan, "Saya juga tidak melarang pemain untuk pulang kampung. Kalau pemain asing, saya pikir harus mengikuti anjuran dari pemerintah."

    “Yang pasti, para pemain harus berhati-hati menjaga kesehatan agar tidak terkena virus corona karena kesehatan lebih penting dari sepak bola,” tuturnya.

    PERSEBAYA.ID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.