6 Tim Tolak Main di Tempat Netral, Liga Primer Inggris Bisa Pecah

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Watford Ismaila Sarr. REUTERS

    Pemain Watford Ismaila Sarr. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Jadwal pertemuan Liga Primer Inggris terbaru sudah dipindahkan ke hari Senin, 11 Mei 2020, karena mereka berusaha untuk menerima pengumumnan pemerintah pada Minggu sebelumnya soal nasib kelanjutan liga musim ini.

    Suasana perpecahan di antara 20 klub liga sedang terjadi dan mengancam kelangsungkan rencana liga bergulir lagi yang dikenal dengan istilah Project Restart.

    Enam klub urutan terbawah di Liga Primer Inggris 2019-2020 tetap menentang rencana untuk menggunakan stadion netral buat melanjutkan kompetisi. Pasalnya, menurut mereka, hal itu sangat berisiko dalam perjuangan mereka menghindari degradasi.

    Mereka adalah Brigton & Holve Albion, West Ham United, Watford, AFC Bournemouth, Aston Villa, dan Norwich City.

    Padahal, sudah ada pedoman pemerintah tentang keselamatan dan stadion apa yang mendapat persetujuan. Juga ditekankan bahwa tidak bisa dinegosiasikan. "Tidak ada pilihan dalam hal ini," kata seorang tokoh. "Jika kita ingin bermain sepak bola, mereka harus berada di stadion netral."

    Sumber di dalam 14 klub lainnya semakin frustrasi dengan sikap enam klub terbawah. Ada perasaan, "Mereka hanya memasang hambatan daripada solusi."

    Dikabarkan beberapa klub yang paling mendukung dimulai kembalinya liga adalah klub papan tengah, Arsenal dan kawan-kawan, terutama mengingat potensi kerugian 100 juta pound sterling atau setara Rp 1,87 triliun per tim jika permainan tidak berjalan lagi di Liga Primer Inggris.

    INDEPENDENT | ESPN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Seragam Baru Satpam Mirip Polisi dalam 4 Hal Baru Terkait Pam Swakarsa

    Kapolri Jenderal Idham Azis meneken peraturan tentang Pengamanan Swakarsa atau Pam Swakarsa. Dalam aturan itu, seragam baru satpam jadi mirip polisi.