Laporan Pertandingan Liga Inggris: Everton vs Leicester City 2-1

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Everton Richarlison. REUTERS/Peter Powell

    Pemain Everton Richarlison. REUTERS/Peter Powell

    TEMPO.CO, JakartaEverton melanjutkan catatan tak terkalahkan mereka di rangkaian laga kandang setelah berhasil menundukkan Leicester City 2-1 dalam pertandingan pekan ke-32 Liga Inggris di Stadion Goodison Park, Liverpool, Kamis dinihari WIB.

    Kemenangan itu membuat Everton kini tak pernah menelan kekalahan dalam delapan pertandingan kandang beruntun, terbaik kedua di antara tim-tim Liga Premier Inggris. Mereka hanya kalah dari rival sekotanya Liverpool yang memiliki torehan serupa dalam 52 laga beruntun.

    Gol Richarlison dan eksekusi penalti Gylfi Sigurdsson hanya bisa dibalas sekali oleh Kelechi Iheanacho dan Everton kini naik ke urutan ke-11 klasemen dengan koleksi 44 poin.

    Sedangkan Leicester (55 poin) yang ada di urutan ketiga kini terancam disalip oleh Chelsea (52) jika tak segera memperbaiki rekor mereka di laga-laga berikutnya.

    Pertandingan baru berjalan 10 menit ketika Everton membuka keunggulan lewat tembakan sentuhan pertama Richarlison menyambut umpan tarik Lucas Digne dan menaklukkan kiper Kasper Schmeichel.

    Lima menit kemudian, wasit David Coote melayani permintaan peninjauan VAR atas tuduhan pelanggaran handball oleh Wilfried di dalam kotak penalti. Hal itu dikonfirmasi dan Coote menghadiahi tendangan penalti untuk tuan rumah.

    Sigurdsson yang menjadi algojo dengan tenang mengecoh Schmeichel untuk melepaskan tembakan yang bergulir tenang ke tengah gawang dan Everton berhasil menggandakan keunggulannya atas tim tamu.

    Leicester berusaha keras membalas tetapi tandukan Youri Tielemans dan tembakan Marc Albrighton tak berhasil menciptakan gol sehingga kedudukan 2-0 untuk Everton bertahan hingga turun minum.

    Tim tamu baru bisa membalas enam menit selepas sepak lanjut babak kedua ketika bola sapuan Mason Holgate mengenai wajah Iheanacho dan memantul mengecoh kiper Jordan Pickford berbuah gol untuk Leicester yang memperkecil ketertinggalan 1-2.

    Lantas pada menit ke-63, Michael Keane hampir saja mencetak gol bunuh diri ketika bola umpan silang Tielemans mengenai tubuhnya, beruntung Pickford sukses mengamankan si kulit bundar sebelum melewati garis gawang.

    Leicester terus berusaha mencari gol untuk mengamankan satu poin dari laga itu dan pada menit ketiga injury time Jamie Vardy melepaskan umpan tarik yang bisa disambut tembakan bagus Ayoze Perez, tetapi bola mengenai barisan pertahan Everton dan hanya menghasilkan sepak pojok sebelum akhirnya peluit tanda laga usai berbunyi memastikan tuan rumah menang 2-1.

    Leicester bakal lebih dulu memainkan laga pekan ke-33 mereka pada Sabtu (4 Juli) dengan menjamu Crystal Palace, sedangkan Everton baru tampil dua hari berselang ke kandang Tottenham Hotspur.

    Susunan pemain:

    Everton (4-4-2): Jordan Pickford; Seamus Coleman, Michael Keane, Mason Holgate, Lucas Digne; Alex Iwobi (Yerry Mina), Andre Gomes, Gylfi Sigurdsson, Anthony Gordon (Bernard); Dominic Calvert-Lewin, Richarlison (Tom Davies)
    Pelatih: Carlo Ancelotti.

    Leicester City (4-1-4-1): Kasper Schmeichel; James Justin, Jonny Evans, Caglar Soyuncu, Ben Chilwell; Wilfried Ndidi; Marc Albrighton (Demarai Gray), Dennis Praet (James Maddison), Youri Tielemans (Ayoze Perez), Harvey Barnes (Kelechi Iheanacho); Jamie Vardy
    Pelatih: Brendan Rodgers.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Mitos Tentang Garam dan Bagaimana Cara Mensiasatinya

    Tidak makan garam bukan berarti tubuh kita tambah sehat. Ada sejumlah makanan dan obat yang kandungan garamnya meningkatkan risiko serangan jantung.