Arema FC: Selama Liga Bergulir, Hanif Sarankan Timnya Rapid Test Rutin

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebrasi Pemain Arema FC Hanif Abdurrauf Sjahbandi (23) seusai mencetak angka ke gawang Pusamania Borneo FC pada laga final Piala Presiden 2017, di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, 12 Maret 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Selebrasi Pemain Arema FC Hanif Abdurrauf Sjahbandi (23) seusai mencetak angka ke gawang Pusamania Borneo FC pada laga final Piala Presiden 2017, di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, 12 Maret 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Hanif Sjahbandi menyarankan Arema FC mengadakan rapid test secara rutin saat Liga 1 2020 dilanjutkan kembali 1 Oktober mendatang. Kepada Wearemania.net, gelandang Arema ini menilai hal itu penting karena menyangkut keselamatan bersama.

    Untuk kedua kalinya Hanif mengikuti rapid test tahap kedua yang digelar di Kandang Singa, sebutan untuk kantor klub Arema FC di Malang, Selasa, 28 Juli 2020. Sebelumnya, pemain asal Bandung itu mengatakan sudah pernah mengikuti rapid test di luar klubnya dengan hasil non-reaktif.

    Menurutnya, dengan mengikuti rapid test, semua bisa lebih dini mengetahui siapa-siapa yang berpotensi terpapar virus corona. Dengan demikian, tim medis Arema bisa mengambil tindakan lebih lanjut untuk penanganan.

    “Alhamdulillah, rapid test ini harus dan wajib, karena kita tahu situasinya sekarang ini. Kita tidak tahu siapa yang kena dan siapa yang tidak. Dengan adanya kegiatan ini tentu baik. Ini salah satu cara untuk melindungi diri kita dari covid-19.”

    “Kalau bisa rutin, karena mungkin yang awalnya aman (non-raktif), tiba-tiba ke depannya bisa kena. Kita sama-sama tidak tahu, jadi sebaiknya mencegah,” ungkap Hanif.

    Selain menyarankan rapid test rutin, Hanif Sjahbandi juga mengajak seluruh yang terlibat dalam tim Arema untuk bisa menjaga diri. Menurutnya, yang utama adalah menaati protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

    Sebagai pesepakbola yang berpotensi kontak dengan orang lain di lapangan saat laga lanjutan Liga 1 2020 dimulai nanti, yang bisa dilakukan pemain adalah mencegah dengan cara menjaga kesehatan diri masing-masing saat berada di luar pertandingan.

    “Bagaimana pun juga kita berusaha mencegah (virus) dengan cara sebelum bertanding menjaga kesehatan. Harus menerapkan protokol kesehatan juga, misal memakai masker ke mana-mana. Kita menghindari agar tidak kena. Namun, di lapangan tetap tampil 100 persen,” kata Hanif Sjahbandi, pemain Arema FC asal Bandung.

    WEAREMANIA.NET


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.