Chelsea Vs West Ham 3-0, Suporter Terus Pertanyakan Keputusan Lampard

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Chelsea Tammy Abraham melakukan selebrasi bersama rekannya Emerson usai mencetak gol ke gawang West Ham United dalam pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, London, 22 Desember 2020. Chelsea berhasil kalahkan West Ham United 3-0. Pool via REUTERS/Clive Rose

    Penyerang Chelsea Tammy Abraham melakukan selebrasi bersama rekannya Emerson usai mencetak gol ke gawang West Ham United dalam pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, London, 22 Desember 2020. Chelsea berhasil kalahkan West Ham United 3-0. Pool via REUTERS/Clive Rose

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga Liga Inggris antara Chelsea vs West Ham yang berlangsung pada Selasa dini hari tadi berakhir dengan skor 3-0. Meskipun Chelsea meraih kemenangan, keputusan Frank Lampard kembali memasang Timo Werner sebagai pemain sayap kanan mendapatkan kritikan dari suporter.

    Lampard melakukan sedikit perubahan susunan pemain pada laga tersebut. Dia membangkucadangkan Kai Havertz dan Olivier Giroud untuk memberikan kesempatan kepada Jorginho dan Tammy Abraham.

    Dengan masih cederanya Hakim Ziyech, Lampard kembali memainkan Timo Werner sebagai sayap kiri untuk menyuplai bola kepada Abraham.

    Keputusan Lampard memainkan Werner di posisi tersebut menjadi pertanyaaan besar bagi suporter Chelsea. Mereka menilai Werner tak cocok bermain di posisi itu karena berposisi asli sebagai penyerang tengah.

    "Bisakah Frank mengganti formasi? Kami lelah melihat Werner bermain di sayap," cuit suporter Chelsea @Mfutijr di media sosial Twitter.

    "Kenapa kita tidak memainkan Werner sebagai penyerang dan (Chalum-Hudson) Odoi di sayap?" cuit suporter Chelsea lainnya.

    Sejak dibeli pada awal musim ini, Timo Werner memang lebih banyak dimainkan sebagai sayap kiri oleh Frank Lampard. Dari 14 laga di Liga Inggris, pemuda asal Jerman tersebut tercatat hanya tiga kali bermain di posisi aslinya sebagai penyerang tengah.

    Hal itulah yang diduga membuat produktivitas Timo Werner menurun tajam ketimbang saat masih bermain bersama RB Leipzig musim lalu.

    Saat ini, dia total baru mengemas delapan gol dari 21 laga di semua kompetisi bagi Chelsea. Padahal musim lalu Timo Werner mencetak 34 gol dari 45 pertandingan di semua kompetisi bagi RB Leipzig.

    Beberapa pekan lalu, Lampard sempat membela keputusannya itu. Dia menyatakan membutuhkan Werner di posisi tersebut dan bahwa si pemain juga pernah bermain sebagai sayap kiri dan tak merasa keberatan ditaruh di sana.

    Pada laga kontra West Ham dini hari tadi, keputusan Lampard tampaknya dapat sedikit dibenarkan. Pasalnya Timo Werner mencetak satu assist untuk gol pertama Tammy Abraham.

    Dia juga sempat mendapatkan satu peluang emas untuk mencetak gol, namun sayangnya penjaga gawang West Ham, Lukasz Fabianski, masih dapat menggagalkan peluang tersebut.

    Kemenangan 3-0 yang didapatkan Chelsea membuat mereka saat ini masih tertahan di posisi kelima klasemen Liga Inggris dengan perolehan 25 angka dari 14 laga. Mereka masih tertinggal enam angka dari Liverpool yang berada di puncak klasemen.

    FOOTBALL LONDON


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.