Liga Champions Real Madrid Vs Liverpool, Klopp Sudah Lupakan Final 2018

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Liverpool, Mohamed Salah mendapat perawatan saat mengalami cedera dalam laga final Liga Champions melawan Real Madrid di stadion NSC Olympic, Ukraina, 26 Mei 2018. Setelah mendapat perawatan tim medis, Salah sempat kembali bermain, namun pada menit ke-30 Salah menyerah karena tidak mampu menahan sakit di bahu kiri.  AP Photo

    Pemain Liverpool, Mohamed Salah mendapat perawatan saat mengalami cedera dalam laga final Liga Champions melawan Real Madrid di stadion NSC Olympic, Ukraina, 26 Mei 2018. Setelah mendapat perawatan tim medis, Salah sempat kembali bermain, namun pada menit ke-30 Salah menyerah karena tidak mampu menahan sakit di bahu kiri. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga pertama babak perempat final Liga Champions antara Real Madrid vs Liverpool akan berlangsung pada Rabu dinihari nanti. Laga ini merupakan ulangan final kompetisi yang sama pada 2018.

    Pada laga itu Liverpool harus menelan kekalahan 1-3 setelah penyerang mereka Mohamed Salah mengalami cedera karena berebut bola dengan bek Real Madrid, Sergio Ramos. Insiden yang dikenal dengan bantingan judo Ramos itu dinilai membuat pertandingan berubah total.

    Liverpool yang awalnya terus menggempur pertahanan Real Madrid berbalik harus lebih banyak bertahan sepanjang pertahanan. Mereka pun akhirnya kalah 1-3.

    Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, menegaskan bahwa mereka tak berada di Madrid dalam rangka melakukan balas dendam. Menurut dia, laga kali ini berbeda dengan laga tiga tahun lalu.

    Klopp juga menyatakan telah melupakan insiden itu. Bahkan, dia menyatakan telah mengubah keputusan untuk tak mengundang Sergio Ramos ke pesta ulang tahunnya.

    "Kami tak dalam rangka melakukan perjalanan untuk balas dendam," kata Klopp dalam konferensi pers menjelang pertandingan. "Motivasi saya sangat tinggi karena ini Liga Champions dan kami ingin melaju ke babak berikutnya, tapi ini tidak ada hubungannya dengan 2018."

    "Ini pertama kalinya kami bermain dengan Real Madrid sejak laga itu, jadi tentu saja saya ingat pertandingan itu. Saya mengatakan setelah pertandingan waktu itu bahwa jika seseorang bertanya kepada saya dalam konferensi pers seminggu kemudian apakah saya akan mengundang Sergio Ramos ke hari ulang tahun saya, maka saya akan mengatakan 'tidak'. Sementara saat ini saya akan memikirkannya lagi."

    Baca: Liga Champions: Menjelang Real Madrid vs Liverpool, Eden Hazard Latihan Lagi

    "Tentu saja, saya bilang saya tidak suka apa yang terjadi malam itu. Bagi kami, itu malam yang aneh."

    "Itu benar-benar normal dan sudah lama sekali. Saya bahkan tidak merasakan amarah itu kembali, bahkan tidak mencoba untuk merasakannya kembali. Yang saya coba adalah mempersiapkan tim saya untuk laga besok."

    Klopp pun menyatakan tak keberatan dengan anggapan bahwa Real Madrid lebih difavoritkan untuk melaju ke babak semifinal. Menurut dia, Liverpool sudah terbiasa ditempatkan sebagai tim kuda hitam.

    "Ini musim yang sulit, tapi kami ingin menunjukkan betapa bagusnya kami. Saya mendengar bahwa semua orang mengatakan Real Madrid adalah favorit, sangat hebat," katanya.

    "Saya tidak punya masalah sama sekali dengan itu. Mereka sudah terbiasa dengan peran itu dan kami tidak punya masalah dengan peran penantang."

    Pelatih asal Jerman itu pun menyatakan bahwa timnya harus bermain bagus sepanjang 90 menit. Menurut dia, Liverpool bermain baik pada 25 menit awal pertandingan final Liga Champions 2018. Hal seperti itu, menurut Klopp, tak cukup.

    "Kami tahu kami bagus malam itu di tahun 2018, tapi bermain bagus selama 25 menit saja tidak cukup. Tidak ada yang akan peduli dalam 10 atau 15 tahun seberapa baik kita selama 25 menit."

    "Itu adalah waktu dan tempat yang berbeda dan sejak itu banyak hal telah terjadi."

    Laga pertama babak perempat final Liga Champions antara Real Madrid vs Liverpool akan berlangsung di Stadion Alfredo di Stefano pada Rabu dinihari pukul 02.00 WIB. Laga ini akan disiarkan secara langsung oleh SCTV.

    MARCA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.