Sami Khedira Bintang Redup yang Bergelimang Gelar

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Juventus, Sami Khedira melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Napoli pada pertandingan Liga Italia di stadion  San Paolo, Naples, 3 April 2017. Juventus bermain imbang 1-1- dengan Napoli. Reuters / Ciro De Luca Livepic

    Gelandang Juventus, Sami Khedira melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Napoli pada pertandingan Liga Italia di stadion San Paolo, Naples, 3 April 2017. Juventus bermain imbang 1-1- dengan Napoli. Reuters / Ciro De Luca Livepic

    TEMPO.CO, Jakarta - Eks pemain Juventus dan Real Madrid, Sami Khedira resmi mengumumkan pensiun sebagai pesepakbola profesional. Sepanjang karirnya, Khedira nyaris selalu memberikan trofi juara bagi tim yang dia bela.

    Khedira yang kini membela Hertha Berlin menyatakan laga kontra Hoffenheim pada Sabtu, 22 Mei 2021, akan menjadi laga terakhirnya. Hal itu tepat dengan perayaan 14 tahun dia mengangkat trofi pertamanya untuk Vfb Stuttgart.

    "Tepat 14 tahun lalu saat saya diizinkan merayakan kejuaraan bersama VfB Stuttgart. Itu adalah hari yang luar biasa, hari ini adalah hari yang sangat sulit bagi saya pribadi, karena karier sepakbola saya akan berakhir pada hari Sabtu sekitar pukul 17:15," tulis Khedira di akun resmi Instagramnya, Rabu 19 Mei 2021.

    Pertandingan tersebut juga merupakan pertandingan terahir Hertha Berlin pada helatan Liga Jerman musim ini.

    Dalam pengumumannya itu, Khedira tampak sangat berat untuk meninggalkan lapangan hijau. Dia menyiratkan terpaksa mengambil keputusan tersebut karena masalah cedera yang terus menghantuinya.

    Pesepakbola yang lahir dari ibu asli Jerman dan ayah asal Tunisia tersebut juga menyatakan akan bersantai sejenak setelah mundur dari lapangan hijau. Dia memastikan akan tetap bergelut di dunia sepak bola meskipun belum memutuskan apakah akan menjadi pelatih atau berkiprah sebagai komentator.

    "Ini langkah yang cukup sulit, dan sulit bagi saya untuk membicarakannya, tetapi ini keputusan yang tepat. Lima belas tahun dalam sepak bola profesional begitu membekas bagi saya, dan membuat saya jujur untuk menilai apa yang saya bisa, dan tidak bisa saya lakukan."

    "Pertama-tama, saya ingin menjaga jarak dan bersantai. Saya akan bertahan dengan sepakbola, dalam bentuk apa itu masih harus dilihat."

    Bermain sebagai gelandang bertahan, Sami Khedira sangat jarang menjadi pusat perhatian. Dia memang sangat jarang mencetak gol atau pun memberikan assist. Tapi dia membuktikan kemampuannya dengan piala dan penghargaan yang mampu dipersembahkan bagi nyaris setiap klub yang dia bela.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.